Berita

basuki purnama/net

Politik

Analis: Ahok Ingin Terlihat Dianiaya

JUMAT, 04 MARET 2016 | 12:15 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terkesan mencari kambing hitam dengan mengklaim ada sabotase yang mengakibatkan genangan air di kawasan Medan Merdeka.

"Gubernur jangan cari kambing hitam untuk popularitas, seakan-akan dia teraniaya. Apalagi sekarang mau Pilgub" ujar analis intelijen, Fauka Nur Farid, ketika diwawancara wartawan.

Dia menyebut, penyumbatan di gorong-gorong Jakarta karena pengawasan yang lemah dari pimpinan ibukota. Menurutnya, Ahok mencoba mengarahkan opini masyarakat agar dia terlihat dizalimi.


"Ini sebenarnya pengawasan yang lemah dari gubernur. Dia mau arahkan ini agar warga enggak melihat kesalahannya, tapi warga melihat dia dianiaya," ucap mantan pewira Badan Intelijen Strategis itu.

Dia mengatakan, tidak mungkin ada orang sengaja membawa kulit kabel sebanyak 17 truk dan memasukkannya ke gorong-gorong tanpa ada satupun pihak yang melihat.

"Ya enggak mungkin orang masukin kabel begitu banyak agar Istana banjir. Kalau mau masukin kabel ke gorong-gorong, mau lewat mana? Jangan cepat menyimpulkan ini sabotase, kita tunggu penanganan polisi bagaimana hasilnya," terangnya.

Dia menjelaskan, banyak sekali proyek penggalian bawah tanah di Jakarta. Kadang, para pekerjanya malas untuk mengurus kulit kabelnya, sehingga dibiarkan begitu saja sampai akhirnya terbawa air, tersangkut dan bertumpuk di selokan.

"Kabel itu bisa dari mana-mana. Bisa dari galian kabel, bisa dari proyek bangunan, kan di sana banyak juga gedung-gedung tinggi yang sedang dibangun. Kabel-kabelnya itu dibuang sama pekerja begitu saja," kata Fauka. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya