Berita

ilustrasi/net

PLN Bantah Sebagai Pemilik Kulit Kabel Penyebab Banjir

KAMIS, 03 MARET 2016 | 12:57 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menindak tegas vendor PLN yang terbukti menelantarkan kulit kabel di sepanjang Jalan Medan Merdeka Utara dan Selatan.

Sebelumnya, Gubernur Basuki Tjahja Purnama mengatakan kulit kabel di gorong-gorong membuat drainase tersumbat dan membuat air meluber ke jalan. Sebanyak 12 truk kulit kabel ditemukan di goro-gorong di dua wilayah tersebut.

"Jika memnag terbukti vendor PLN yang melakukan, kita akan kasih sanksi, mereka akan kita blacklist," kata Humas PLN Disjaya, Mambang Hertadi, ketika dikonfirmasi, Kamis (3/3).


Tetapi, dia meyakini tidak ada pihak yang rela membuang begitu saja kabel tersebut.

"Saya bilang, itu adalah duit. Kalau orang biasa, nggak mungkin orang buang duit, nggak mungkin buang-buang gitu karena armor (kabel) itu ada nilainya," tukasnya.

Selain itu, dia juga menampik bahwa kabel tersebut adalah milik pihaknya. Sebab, dari materi dan jenis kabel yang ditemukan berbeda dengan kabel yang biasa digunakan pihak PLN.

"Dari sampel yang kita bawa, armor itu diameternya 3-5 cm, panjang potongannya berkisar 150-180 cm. Sementara, kabel PLN tidak menggunakan kabel diameter 3-5 cm. PLN menggunakan kabel diamater 10 cm ke atas. Dan panjang kupasan yang biasa PLN lakukan, itu 45-75 cm," bebernya.

"Kabel penampang PLN yang dulu dipakai itu 150 mm, tapi sekarang nggak dipakai lagi sudah beberapa tahun yang lalu.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya