Berita

Viktor Laiskodat Ajak Budayakan Musyawarah Mufakat Daripada Voting

KAMIS, 03 MARET 2016 | 11:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat mengkritik tradisi pengambilan keputusan saat ini yang gemar menggunakan voting sebagai cara-cara utama, termasuk di kalangan DPR.

Menurutnya, voting hanya bisa diambil setelah melalui tahap musyawarah secara mendalam karena dalam proses musyawarah terdapat semangat kebersamaan dalam mencari solusi terbaik.

Dia menyampaikan pemikirannya itu dalam diskusi ideologi yang diselenggarakan oleh DPW Partai Nasdem DKI Jakarta. Seri diskusi itu adalah kegiatan mingguan yang diselenggarakan DPW NasDem DKI guna memperkuat wawasan sekaligus konsolidasi kader.


"Dalam musyawarah terdapat spirit mencari terobosan, innovasi yang membawa kebikan bagi segenap komponen bangsa," katanya.

Viktor juga mengingatkan segenap kader Partai Nasdem agar selau terbiasa melakukan diskusi, penggalan masalah sesama kader, sambil terus mengabdi kepada masyarakat. Dengan membiasakan diri berdiskusi, kita akan terus terpacu menggali gagasan, inovasi dan terobosan-terobosan baru yang membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.

"Kalau terbiasa dengan cara-cara pragmatis dan instan, kita akan terjebak dalam kemapanan dan berhenti berkembang," pungkas Viktor.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya