Berita

Marwan Jafar/net

Menteri Marwan: Ini Kepala Desanya Bagus..

KAMIS, 03 MARET 2016 | 05:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Marwan Jafar meninjau realisasi dana desa di Desa Sukaratu, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Rabu (2/3). Marwan menilai Desa Sukaratu telah menggunakan dana desa dengan tepat sasaran.

"Ini kepala desanya bagus ini. Dana desa telah digunakan untuk membangun jalan desa. Jadi jalan sudah mulai bagus," ujar Marwan dalam rilisnya.

Ia menerangkan, bahwa penggunaan dana desa meliputi tiga hal, yakni untuk membangun infrastruktur desa, kebutuhan sarana dan pra sarana, dan untuk memfasilitasi kegiatan ekonomi masyarakat.


"Infrastruktur desa bisa bikin jalan, irigasi, jembatan, talub dan air bersih. Kalau sudah tersedia, bisa bangun sarana dan pra sarana seperti posyandu, PAUD. Nah, kalau dua ini sudah terpenuhi, dirikan BUMDes," ujar Marwan.

Selain melakukan pantauan terhadap realisasi dana desa, Marwan juga melakukan sosialisasi dana desa kepada masyarakat setempat. Saat meninjau jalan, ia menghampiri beberapa masyarakat desa dan mengajak masyarakat berpartisipasi mengawasi dana desa.

"Masyarakat harus tau dana desa itu apa dan digunakan untuk apa. Dan harus ikut mengawasi," ungkap Menteri asal PKB ini.

Dana desa yang diperoleh Desa Sukaratu tahun 2015 sebesar Rp 263.250.187. Dana ini digunakan untuk membangun jalan di tiga titik, yakni kampung Sukaratu, Kadu Kubur, dan Kampung Pasir Menyan.

Tidak hanya itu, Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2015 yang dialokasikan ke desa ini sebesar Rp 304.543.464, dan dana bagi hasil pajak dan retribusi kabupaten Rp 54.658.261.

"Khusus dana desa, digunakan untuk jalan. Sisanya untuk memperbaiki balai kegiatan belajar mengajar masyarakat," ungkap Irman Supriatman, Kepala Desa Sukaratu. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya