Berita

Bambang Soeroso/net

Politik

Yayasan Senator Perintis 2004 Siap Perkuat DPD

KAMIS, 03 MARET 2016 | 03:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekretariat Jenderal DPD RI melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Yayasan Senator Perintis 2004. Hal itu bertujuan untuk memajukan eksistensi dan kiprah DPD untuk kepentingan daerah.

"Spirit kami tidak pernah luntur dalam memajukan eksistensi DPD. Untuk itu, kami akan memberikan masukan dan analisis bagi DPD untuk kepentingan daerah," ucap Ketua Yayasan Senator Perintis 2004, Bambang Soeroso di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (2/3).

Menurutnya, yayasan ini mempunyai tiga landasan yaitu menjaga DPD dalam sistem ketatanegaraan, menjaga eksistensi daerah, dan mendorong amandemen UU kelima. Ke depan, ia juga akan membangun Senator Institut untuk menjaring calon-calon anggota DPD yang lebih berkualitas.


"Ini untuk senator masa depan kita. Visi kami untuk memajukan masyarakat daerah yang sejahtera," papar Bambang.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPD Sudarsono Hardjosoekarto menerangkan kerja sama ini menyangkup beberapa lingkup terutama pengkajian, seminar, pendukungan data, dan hukum.

"Yayasan ini juga bukan hanya di Jakarta saja namun di daerah-daerah. Tentunya kerjasama DPD dengan Yayasan Senator Perintis 2014 akan lebih bereksistensi. Kami juga akan melakukan berbagai kegiatan,"  jelas dia.

Selain itu, Sekretaris Jenderal DPD juga siap melaksanakan kerja sama ini sesuai dengan UU. Termaksud juga fungsi legislasi, pertimbangan, dan pengawasan.

"Kami juga akan meminta arahan kepada pimpinan DPD dalam rangka mengimplementasi lanjutan dengan mitra strategis seperti yayasan ini," terang Sudarsono. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya