Berita

gus irawan pasaribu/net

Partai Prabowo Masih Jagokan Gus Irawan Di Sumut

RABU, 02 MARET 2016 | 05:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pilkada untuk memilih Gubernur Sumatera Utara (Sumut) baru akan digelar 2018 mendatang. Namun, rupanya Partai Gerindra sudah mengelus jagonya. Gus Irawan Pasaribu, yang pernah gagal dalam Pilgub Sumut 2013, akan kembali diajukan sebagai calon gubernur.

"Salah satu sosok yang masih dipertimbangkan itu saudara Gus Irawan," kata Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani ketika ditemui usai pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah di Hotel Polonia, Medan, kemarin, seperti dilansir dari JPNN.Com.

Muzani mengakui pelaksanaan Pilgub Sumut masih amat jauh. Meski begitu pihaknya sudah mempersiapkan sosok yang akan dipertimbangkan untuk maju.


"Kita punya gambaran, harapan. Tentunya nama-nama calon akan ditimang-timang terlebih dahulu dan dilihat hasil surveinya. Ini dilakukan agar Gerindra tahu siapa sosok yang diinginkan untuk maju memperebutkan kursi Sumut 1," jelas anggota Komisi I DPR ini.

Yang pasti, lanjut Muzani, untuk saat ini energi Gerindra lebih difokuskan untuk pemenangan Pilkada serentak 2017.

"Pilgub Sumut masih lama, yang ada di depan mata terlebih dahulu dipersiapkan, agar Gerindra mampu memenangkan kader yang diusung pada Pilkada serentak," ucapnya.

Gus Irawan sendiri masih bersikap malu-malu. Dia mengatakan, yang berhak memutuskan nama yang maju dalam Pilkada adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Diketahui, Prabowo Subianto adalah Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.

"Siapapun yang ditunjuk Partai harus siap," ujar pria yang juga tercatat sebagai Ketua Komisi VII DPR dan Ketua DPD Gerindra Sumut ini. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya