Berita

Hukum

Kali Ini, Pimpinan Komisi V Yang Diperiksa KPK

SELASA, 01 MARET 2016 | 14:00 WIB | LAPORAN:

Komisi Pembemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil anggota DPR RI dari Komisi V untuk penyidikan dugaan korupsi pada proyek pembangunan jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kali ini, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Lazarus, yang diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penggiringan anggaran proyek itu.

Lazarus diperiksa untuk koleganya di fraksi PDI Perjuangan dan di Komisi V DPR RI, Damayanti Wisnu Putranti, yang telah menjadi tersangka lewat operasi tangkap tangan KPK.


"Iya, dia bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DWP," ungkap Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/3).

Selain memangil politikus PDIP itu, penyidik KPK juga dijadwalkan memeriksa tersangka lainnya, yaitu Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir. Ia juga diperiksa sebagai saksi Damayanti.

Sebelumnya, penyidik KPK sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk sejumlah anggota Komisi V DPR yang bolak-balik diperiksa penyidik KPK.

Dalam proses penyidikan, terdapat dua saksi yang sudah dicegah untuk berpergian ke luar negeri. Mereka adalah Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Golkar, Budi Supriyanto dan Direktur PT Cahaya Mas Perkasa, Soe Kok Seng alias Aseng.

Kasus suap proyek jalan ini terungkap mulai dari penangkapan KPK atas Damayanti pada Rabu 13 Januari 2016. Politisi perempuan asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu diduga menerima suap dari Abdul Khoir. Damayanti dijanjikan uang hingga hingga SGD 404,000 oleh Abdul Khoir.

Uang yang diberikan Abdul Khoir kepada Damayanti untuk mengamankan proyek Kementerian PUPR tahun anggaran 2016. Proyek tersebut merupakan proyek pembangunan jalan di Maluku, yang digarap Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) IX. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya