Berita

Hukum

Dalami Kasus RJ Lino, KPK Periksa Bos Jayatech

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 13:26 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali kebenaran dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo II.

Kali ini, KPK memeriksa Direktur Utama PT. Jayatech Putra Perkasa, Paulus Kokok Parwoko. Paulus akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan QCC pada 2010.

"Yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka RJL (Richard Joost Lino, mantan direktur utama PT Pelindo II)," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Senin (29/2).


Pemeriksaan Paulus sebagai saksi atas dugaan korupsi pengadaan QCC bukan pertama kali.

Sebelumnya, Paulus pernah berhadapan dengan penyidik KPK pada Rabu lalu (17/2). Kala itu, Paulus dimintai keterangannya mengenai perusahaan asal Tiongkok, Wuxi HuangDong Heavy Machinery (HDHM). HDHM merupakan perusahaan yang ditunjuk langsung oleh RJ. Lino untuk menggarap proyek ini.

Atas status tersangka yang disandangnya, Menteri BUMN, Rini Soemarno, mencopot Lino dari kursi empuk pimpinan perusahaan pelat merah itu. Lino sempat melawan lewat langkah hukum praperadilan untuk menggugat status tersangkanya. Namun, langkah tersebut gagal.

Lino disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya