Berita

presiden nigeria/net

Dunia

Nigeria Hapus Hampir 24 Ribu Pekerja Fiktif

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 12:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Nigeria menghapus hampir 24 ribu orang dari daftar pekerja setelah diketahui mereka adalah pekerja fiktif.

Ribuan pekerja fiktif, tepatnya 23.846 orang itu diketahui setelah dilakukan audit oleh Kementerian Keuangan Nigeria. Audit tersebut dimulai pada bulan Desember lalu dengan menggunakan data biometrik dan sejumlah verifikasi bank untuk mengidentifikasi pemegang rekening bank di mana gaji dibayar.

Dimuat BBC (Senin, 29/2), proses audit tersebut memungkinkan identifikasi pekerja yang menerima gaji namun tidak sesuai dengan daftar nama yang terkait dengan rekening bank.


Audit tersebut merupakan bagian dari kampanye anti korupsi yang dilakukan oleh Presiden Muhammadu Buhari yang mengambil alih kekuasaan tahun lalu.

Korupsi sendiri diketahui merupakan salah satu masalah kronis yang menghambat pertumbuhan ekonomi Nigeria.

Dalam audit yang sama juga ditemukan bahwa sejumlah karyawan menerima gaji dari berbagai sumber.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemeriksaan berkala serta teknik audit elektronik akan dilakukan secara berkala untuk mencegah penipuan baru terjadi.

Audit itu membantu Nigeria menghemat anggaran hingga 11,5 juta dolar AS. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya