Berita

swiss/net

Dunia

Swiss Tolak Rencana Deportasi Orang Asing Atas Kejahatan Ringan

SENIN, 29 FEBRUARI 2016 | 11:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mayoritas warga Swiss menolak rencana aturan untuk mendeportasi atau mengusir secara otomatis orang asing yang melakukan kejahatan ringan di negara tersebut.

Setidaknya begitu yang terungkap dalam pemungutan suara atas referendum yang dilakukan akhir pekan kemarin (Minggu, 28/2). Sekitar 59 persen pemilih memilih "Tidak" pada proposal yang diajukan oleh sayap kanan Partai Rakyat Swiss tersebut.

Dalam pemungutan suara tersebut, seperti dimuat BBC, ada sekitar lima juta orang warga Swiss yang memiliki hak suara.


Mayoritas warga Swiss menilai bahwa pelanggaran ringan yang dilakukan oleh warga negara asing di Swiss seperti mengebut atau berdebat di depan umum merupakan hal yang salah. Namun hal itu tidak perlu berujung pada deportasi.

Pemungutan suara tersebut dilakukan di tengah kegelisahan meningkatkan masalah imigrasi. Partai Rakyat Swiss pun mengajukan rencana aturan semacam itu.

Diketahui di Swiss sendiri ada hampir dua juta pemegang paspor asing yang tinggal secara permanen di Swiss. Dengan demikian, mereka membentuk sekitar 25 persen dari populasi Swiss.

Namun untuk mendapatkan status kewarganegaraan Swiss bukanlah hal yang mudah karena mereka harus mengikuti prosedur yang rumit serta mahal.

Pemerintah Swiss mengatakan, hanya dua dari setiap 100 orang asing yang tinggal di Swiss telah diberikan kewarganegaraan Swiss. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya