Berita

Kemenpar Siapkan Festival "Border Tourism" Lagi

MINGGU, 28 FEBRUARI 2016 | 22:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kesuksesan Festival Wonderful Indonesia di Aruk, Sambar, Kalimantan Barat, menambah kepercayaan Kementerian Pariwisata. Kementerian yang dipimpin Arief Yahya ini merancangan event lanjutan di kawasan perbatasan dengan desain lebih seru lagi.

"Ada ratusan titik perbatasan, dan kami geber dengan event secara reguler," ungkap Menpar Arief Yahya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (28/2).

Memang, festival Wonderful Indonesia di Borderland, berlangsung heboh dan dikepung lautan manusia. Bahkan warga Malaysia ikut 'menginvasi' Aruk. Dari catatan Imigrasi di perbatasan, banyak warga Malaysia yang melintas via Aruk. Terjadi peningkatan 1362,5% dari hari biasa.


"Pasti episode lanjutannya akan dibuat lebih seru," papar Deputi Pengembangan Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana, didampingi Rizky Handayani Asdep Pemasaran ASEAN.

Masyarakat Aruk seperti ketiban durian runtuh. Detak perekonomian langsung berdetak kencang. Warung makanan, warung kopi, toko kelontong, sampai hotel, kewalahan menerima pesanan.

Warung Dinda misalnya. Warung yang menjajakan kuliner khas Melayu itu mengaku ada pelonjakan keuntungan hingga lebih dari 800 persen. Kedai sederhananya yang terletak sekitar 2 km dari lokasi Festival Wonderful Indonesia tak pernah sepi dikunjungi warga yang melintas.

Kedai-kedai kopi juga sama. Sejak H-3 acara, kedai-kedai kopi di Aruk tak pernah sepi. Warungnya sampai buka 24 jam. Padahal, di hari biasa, kedai kopi di perbatasan Indonesia-Malaysia itu hanya buka sampai pukul 16.00. Jam bukanya mengikuti penutupan border lintas batas yang sudah ditutup pukul 17.00 waktu Malaysia. Di kawasan ini, waktu Malaysia lebih cepat 1 jam dari Aruk, Kalimantan Barat.

"Kopi saya laku keras. Banyak untung lah. Saya sampai buka 24 jam," papar Wawan, salah seorang pemilik kedai kopi di Aruk.

Wawan tak sendirian. Puluhan kedai kopi lainnya juga tak pernah sepi. Efek domino lainnya dirasakan Hotel Sakka Darma. Satu-satunya hotel di kawasan perbatasan itu kehabisan kamar. Tamu-tamu lain yang tak kebagian kamar harus menyewa rumah penduduk.

"Saya sangat berterima kasih dengan Kementerian Pariwisata. Ini terobosan besar yang menghasilkan banyak manfaat untuk masyarakat perbatasan. Border Tourism ala pak Menpar Arief Yahya sukses besar," papar Camat Sajingan Besar Suhut Firmansyah.[dem]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya