Berita

net

Bisnis

Ikut MEA, Indonesia Harus Pangkas Jenis Pajak

MINGGU, 28 FEBRUARI 2016 | 13:17 WIB | LAPORAN:

Sektor perpajakan masih amat diperlukan dalam perekonomian Indonesia. Mengingat, pajak masih menjadi sumber pendapatan negara paling memberi kontribusi bagi APBN.

Demikian disampaikan akademisi Institut STIAMI, Raden Soegeng Julyharto dalam diskusi bertema 'Tarif Pajak Nasional di Tengah Persaingan Bisnis Kawasan Asean' yang digelar di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (28/2).

"Dengan diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) maka Indonesia nampaknya harus memangkas beberapa jenis pajak. Seperti PPh pasal 22 atas impor, PPN, dan PPN-BM," ujarnya.


Menurut Julyharto, persaingan dalam penurunan tarif PPh Badan di antara negara-negara Asean juga akan memaksa Indonesia untuk melakukan hal serupa. Guna menciptakan iklim bisnis dan investasi yang lebih atraktif.

Dia mengatakan, selama ini, tarif PPh Badan Nasional masih cukup tinggi yakni 25 persen bila dibandingkan dengan Singapura yang sebesar 17 persen, dan Thailand 23 persen.

"Tarif PPN di Indonesia sebesar 10 persen masih terbilang tinggi jika dibandingkan dengan Malaysia 6 persen, dan Singapura dengan maksimal 7 persen," jelas Julyharto. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya