Berita

ilustrasi/net

Polisi Didesak Usut Korupsi Bupati Maros

SABTU, 27 FEBRUARI 2016 | 15:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Polisi didesak untuk segera mengusut kasus korupsi pengadaan lampu hias dan LED serta paket pekerjaan di Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang diduga melibatkan bupati terpilih Hatta Rahman.

"Saya sudah audensi dengan pihak kepolisian terkait perkembangan kasus korupsi di Maros yang ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri, tapi sampai saat ini belum ada kelanjutannya," ujar Sekretaris LSM Pekan 21, Amir Kadir, dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Sabtu (27/2).

Amir mengatakan kasus tersebut  disinyalir telah merugikan APBD 2011 sebesar Rp 1,45 miliar. Proses penyidikan kasus tersebut sempat dihentikan karena Hatta mencalonkan kembali  menjadi Bupati Maros pada Pilkada serentak Tahun 2015.


"Saya datang  ke Propam (Profesi dan Pengamanan) Mabes Polri untuk menanyakan masalah ini kepada penyidik Bareskrim Mabes Polri sampai sejauhmana kelanjutan dari kasus ini," ulas Amir.

"Hatta sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini. Masyarakat Kabupaten Maros membutuhkan pemimpin yang bersih dan tidak terjerat kasus korupsi," ujar Amir.

Sebelumnya, Komisioner KPU Sulsel Divisi Hukum, Khaerul Mannan menegaskan, status hukum Hatta Rahman tidak berhubungan dengan hasil Pilkada Maros. Meski Hatta saat ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, pemenang Pilkada Maros itu tetap akan dilantik sebagai bupati terpilih. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya