Berita

Dirut garuda Arif Wibowo/net

Bisnis

DPR Desak Menteri BUMN Rombak Manajemen Garuda

SABTU, 27 FEBRUARI 2016 | 05:26 WIB | LAPORAN:

RMOL. Fakta buruknya manajemen penerbangan pesawat Garuda Indonesia akhir-akhir ini berbuntut panjang. Dibuktikan dengan penerbangan yang kerap terlambat atau delay.

Anggota Komisi VI DPR, Nasim Khan mengatakan, perombakan terhadap manajemen Garuda sebagai satu-satunya solusi untuk membenahi maskapai penerbangan BUMN itu.

"Karena sekarang banyak delay-nya, manajemen Garuda buruk. ‎Manajemen Garuda harus berbenah dan perlu dirubah total, terutama menyangkut pelayanannya," kata Nasim ketika dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Sabtu (27/2).


Menurutnya, manajemen Garuda Indonesia saat ini lebih buruk dari yang sebelumnya. Sebab, hingga saat ini belum ada terobosan yang dilakukan para pemangku kebijakan.‎ untuk itu, Menteri BUMN Rini Soemarno diminta turun tangan melakukan evaluasi terhadap seluruh direksi Garuda Indonesia.

"Direksinya harus dievaluasi total, kalau perlu reorganisasi manajemen. Kita sampaikan ke Ibu Rini," jelas Nasim.

Namun demikian, semua perbaikan yang akan dilakukan tidak bisa dikerjakan secara instan.

"Ibu Rini punya perencanaan sangat bagus, diharapkan semua BUMN bisa memberikan pelayanan lebih maksimal, termasuk Garuda," ujarnya.

Ke depan, diharapkan ada peningkatan pelayanan dari Garuda Indonesia.‎ Mengingat, maskapai itu merupakan simbol penerbangan Indonesia di manca negara.

"Kita tidak ingin Garuda terpuruk meskipun sahamnya sudah banyak dimiliki swasta dan asing, dan tidak sepenuhnya milik negara. Komisi VI mempunyai harapan bahwa performance Garuda kita harapkan bisa lebih baik lagi," tegas Nasim‎. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya