Berita

Politik

STP Bandung-PHRI Jawa Barat Jaga Hak Anak

JUMAT, 26 FEBRUARI 2016 | 16:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung bersama Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Jawa Barat memperjuangkan hak anak Indonesia dalam menjalankan roda usahanya. Apa kaitan hak anak dengan pariwisata dengan bisnis hotel dan restoran?  

"Kami ingin mengambil peran dalam issue global, yakni pengusaha Hotel dan Restoran anggota PHRI harus ramah anak, dapat bekerjasama dengan anak di Indonesia, memperlakukan mereka dengan cara cerdas," kata Kepala STP Bandung, Anang Sutono.

Seminar yang diselenggarakan oleh Save The Children (SCI) atau Yayasan Sayangi Tunas Cilik di Hotel Seraton, Bandung itu dibuka resmi oleh Sekretaris PHRI Jawa Barat Dodi Widodo. Temanya Children's Right and Business Principle (CRBP), dan dihadiri oleh 20 anggota PHRI Jawa Barat.


"Kita harus bisa mengimplementasikan CRBP dengan kode etik Pariwisata di dunia. Yakni dengan mengeksekusi atau menjalankan jaringan usaha yang ramah Anak," kata Anang.

Anang menambahkan, tujuh hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku Pariwisata dan PHRI adalah hak anak dalam praktek kerja industri, hak anak dalam pekerja muda,  hak anak dalam produk dan jasa, hak anak dalam pemasaran dan iklan, hak anak dalam komunitas dan lingkungan sekitar, hak anak dalam rantai pasok, hak anak dalam tata kelola bahaya dan bencana.

"Tentu saja penerapannya dan aplikasi issue tersebut dengan menggunakan tools yakni Integrasi,  sosialisasi, pengukuran dan komunikasi dengan Stake Holder dan remediasi," bebernya.

Dalam tata kelola di lingkungan bisnis, imbuh Anang, diharapkan dapat berkesinambungan. Program hak anak ini sangat penting diterapkan dengan tujuan yaitu mitigasi dengan berbagai kebijakan yang dibangun, dituangkan dalam rencana aksi, pengukuran dan komunikasi hingga kepada Remediasi merupakan satu kesatuan sistem yang utuh.

Anang menegaskan STP Bandung akan memberikan recognition - Certificate of Excellence kepada anggota PHRI Jabar yang konsisten dalam Penerapan program ini secara berkesinambungan.

"Kami akan sosialisasikan penerapan ini kepada PHRI-PHRI yang lain dengan lebih luas lagi," ujarnya.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya