Berita

banjir di Jalan Panjang, Jakarta Barat/RM

Banjir, Ahok: Sekarang Masyarakat Jakarta Lebih Manja

JUMAT, 26 FEBRUARI 2016 | 15:56 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa masyarakat Jakarta saat ini lebih manja dalam menghadapi banjir. Ahok mengatakan hal itu setelah menerima laporan dari Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede.

"Kata Walikota, masyarakat kita sekarang lebih manja. Genangan cuma 10 centimeter saja sudah lapor sama saya. Dulu sepinggang juga biasa-biasa saja. Sekarang 30 centimeter sudah disebut banjir," ujar Ahok menirukan ucapan Mangara kepada wartawan, Jumat (26/2).

Namun, Ahok menganggap positif keluhan warga. Artinya masyarakat Jakarta menganggap pemerintah daerah bisa menyelesaikan banjir yang terjadi di wilayahnya.


"Jadi bersyukur kalau ada warga melapor. Artinya kita masih dianggap ada. Kalau enggak ada yang lapor baru tahu rasa, nanti dianggap enggak ada kerja," imbuh Ahok.

Namun, kata dia, hal itu bisa juga menjadi risiko. Pejabat yang menerima keluhan warga harus siap bekerja. Terkait banjir, Ahok mengimbau seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, agar tidak mengganggu drainase.

Seperti diberitakan, hujan yang turun sejak Kamis malam (25/2) hingga tadi pagi menyebabkan banyak ruas jalan di ibukota tergenang air. BPBD DKI melaporkan, wilayah Jakarta Utara paling banyak titik genangan air sebanyak 31 titik. Genangan air paling tinggi di Jalan Gaya Motor, depan Panti Sosial Kelurahan Sungai Bambu dan di Penjaringan mencapai 40-50 cm.

Di Jakarta Barat, tercatat 17 titik jalanan tergenang air. Wilayah Kebon Jeruk dan Rawabuaya merupakan wilayah yang harus dihindari para pengendara karena genangan air mencapai 30-50 cm.

Kemudian Jakarta Timur, hanya terdapat tiga titik genangan air, di Rawa Terate, Cakung, dan Pengarengan.

Di wilayah Jakarta Selatan, genangan air ditemukan di jalanan sekitar Senayan dan Grogol Utara dengan ketinggian air 20 cm. Sementara di Jakarta Pusat genangan air setinggi 10 cm terjadi di di Jalan Diponegoro, Kenari, Senen. [dem]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya