Berita

Nusantara

Nelayan: Rencana Reklamasi Pulau Teluk Utara Jakarta Janggal

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 14:54 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Para nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) tetap akan menolak pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi dan Tata Ruang Wilaah Pesisir, Pantai Utara, dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), serta Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantura.

"Dampak reklamasi berdampak sekali terhadap puluhan ribu nelayan. Pendangkalan, keluar masuk ships, ikan tidak ada," ungkap Ketua DPW KNTI, M. Taher, di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (25/2).

Tak hanya itu, ia juga menilai janggal terhadap rencana reklamasi teluk Utara Jakarta tersebut.


"Anggota DPRD dan Pemprov DKI seakan memaksakan. Mereka tetap nggak menunjukkan amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) ke masyarakat," tukasnya.

Apabila melihat sikap dewan DPRD dia menganalisa bahwa anggota dewan sepakat dengan adanya reklamasi tersebut.

"Reklamasi dari bibir pantai dan lain-lain, kalau ini bukan reklamasi tapi pembuatan pulau," ungkap Taher. [zul]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya