Berita

bendera PDIP/net

Politik

Kelompok Nelayan Kritik Sikap Anggota Dewan Dari PDIP

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 14:17 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyesalkan sikap arogan sebagian anggota DPRD DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Ketua DPW Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Jakarta, M. Taher.

Menurut Taher, kelompok nelayan sudah beberapa kali melakukan demonstrasi menolak pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi dan Tata Ruang Wilayah Pesisir, Pantai Utara, dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), serta Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantura


Sayangnya, aksi tersebut tidak sedikitpun digubris oleh para anggota Dewan.

"Beberapa kali kami beraudiensi menolak reklamasi, tapi roadshow kawan-kawan perwakilan nelayan seakan diacuhkan," sesal Taher , Kamis (25/2).

Dia membeberkan sikap salah satu Fraksi di DPRD yang membuat kelompok nelayan naik pitam.

"PDIP beberapa waktu lalu, malah kawan-kawan nelayan digiring untuk bicara pasal. Timbul kemarahan tokoh nelayan," ungkapnya.

Menurutnya, sikap berbeda ditunjukkan dua anggota Fraksi dari PPP, Abraham Lunggana (Lulung) dan Maman Firmansyah.

"Saat diskusi dengan tokoh nelayan, Lulung dan Maman Firmansyah datang untuk berikan dukungan. Tahu persis kesengsaraan dan jeritan," jelasnya.

Terkait dengan penolakan pihaknya atas rencana reklamasi Teluk Jakarta, dia menegaskan pihaknya bersama perwakilan nelayan akan melakukan aksi besar-besaran meski pada akhirnya tidak juga mendapat tanggapan.

"Kami akan blokade pulau reklamasi, karena itu hak nelayan," klaimnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya