Berita

foto: net

Nusantara

Dua Raperda Yang Diparipurnakan Hari Ini Musibah Bagi Nelayan Jakarta

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 09:48 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Banyak nelayan teluk Jakarta yang terancam gulung tikar akibat dampak dari pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi dan Tata Ruang Wilayah Pesisir, Pantai Utara, dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), serta Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantura.

"Menurut Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, Raperda tersebut merugikan nelayan-nelayan tradisional, nelayan kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal, atas pembangunan yang dimandatkan di dalam Perda," ungkap Anggota Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, Tigor Hutape ketika dikonfrimasi, Kamis (25/2).

Tigor menuding anggota DPRD DKI Jakarta tidak melakukan komunikasi yang baik kepada para neyalan menganai hal tersebut. Terlebih, dalam penyusunan kebijakan itu sama sekali tidak melibatkan nelayan.


"Isi Raperda tidak memperhatikan keberadaan nelayan-nelayan tradisional di teluk Jakarta karena penyusunan tidak melibatkan nelayan-nelayan tradisional," tambahnya.

Tigor mengakui, sebelumnya, perwakilan nelayan sudah beberapa kali bertemu dengan anggota fraksi di Kebon Sirih, namun tidak membuahkan hasil yang memuaskan bagi pihak nelayan. Bahkan, sebagian besar aggota Fraksi tetap bersikeras untuk mensahkan Raperda.

Oleh sebab itu, lanjut Tigor, hari ini, tepat dengan digelarnya sidang Paripurna pengesahan Raperda RZWP3K, serta RTR Kawasan Strategis Pantura, ribuan nelayan akan melakukan aksi demonstrasi penolakan di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya