Berita

Aryo Djojohadikusumo/net

Politik

Aryo Djojohadikusumo Lebih Condong Blok Masela Dibangun Di Darat

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 09:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pada dasarnya, Anggota Komisi VII DPR Aryo Djojohadikusumo tidak masalah pengembangan sumur gas abadi Masela di Maluku, dilakukan di darat atau di laut.

"Dimana pun dibangun, harus memberi nilai lebih kepada ekonomi Indonesia yang paling maksimal, serta dampak sosial masyarakat yang terbaik," kata politisi Partai Gerindra ini kepada redaksi, Kamis (25/2).

Tapi Aryo menjelaskan, kalau Blok Masela bangun di darat, bisa menciptakan lapangan pekerjaan lokal yang maksimal. Serta berperan memberi pelatihan dalam bentuk pendidikan migas dan CSR kepada masyarakat setempat.


"Bentuknya bisa beasiswa pendidikan dan balai pelatihan dan mikro kredit kepada UKM setempat," ujar keponakan Prabowo Subianto ini.

Menurut Aryo, fasilitas di darat bisa menyuplai listrik gratis kepada masyarakat setempat. Bisa menyuplai jaringan internet cepat broadband untuk menghubungkan wirausahawan setempat dengan dunia.

"Dan bisa mendukung dibangunnya fasilitas logistik yang bisa mengekspor produk lokal ke luar negeri," tukasnya.

Diketahui, sampai sekarang Presiden Jokowi belum memutuskan apakah pengelolaan Blok Masela dilakukan secara onshore (di darat) atau offshore (di laut). [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya