Berita

Ivan Haz/net

Hukum

LPSK Desak Polisi Percepat Tangani Kasus Ivan Haz

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 21:45 WIB | LAPORAN:

. Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai menjelaskan kenapa korban penganiayaan berisial T (20) masih terkatung-katung.

Diketahui, Anggota DPR dari Fraksi PPP RI Ivan Haz menganiaya (memukul) pembantu rumah tangganya berisial T. Dalam kasus ini, Ivan Haz sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

Abdul Haris menjelaskan, nasib T terkatung-katung karena untuk memeriksa seorang anggota DPR, kepolisian harus mengantongi surat izin dari Presiden. Belum lagi, ketika dipanggil kepolisian untuk diperiksa, Ivan Haz selalu mangkir.


"‎Waktunya sudah cukup lama, proses enggak berjalan. Menunggu surat dari Presiden. Sudah keluar, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan kepolisian," kata dia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/2).

Oleh karena itu, Abdul Haris mendesak pihak Kepolisian untuk bertindak lebih tegas dan mempercepat proses penyidikan. Karena menurutnya, semakin lama pemyidikan, nasib korban akan semakin terkatung-katung.

"Mereka masih bingung, kalau pulang kampung nanti ada panggilan saksi," ucapnya.

"Mereka (korban) memikirkan berapa lama proses hukum berjalan, bukan hanya korban, kita juga mempertanyakan," lanjut Abdul Haris. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya