Berita

foto: net

Pelaku Industri Pariwisata Diajak Populerkan Brand Pesona Indonesia

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 21:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk mensosialisasikan branding Pesona Indonesia kepada para pelaku bisnis pariwisata di Sanur, Bali pada 23 hingga 25 Februari 2016.

Konsultan PR-ing Ogilvy memberikan materi paparan untuk menyamakan persepsi, baik design logo, komposisi warna, posisi, dan makna di balik logo Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia.

"Branding inilah yang terus kami sosialisasikan kepada semua pelaku bisnis pariwisata, agar memiliki kesamaan visi dan dilakukan secara konsisten. Branding ini adalah identitas pariwisata Indonesia, jadi dengan visual yang sudah ditetapkan itu harus disosialisasikan dengan baik," ungkap Deputi Pemasaran Nusantara, Esthy Riko Astuty yang didampingi Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Watie Moerany.


"Jadi aspek penerapan dari sebuah brand tidak terbatas pada logo, untuk mencapai Pesona Indonesia agar langsung dikenal, sebuah brand harus selalu konsisten dari berbagai aspek, mulai dari warna hingga gaya bicara. Hal ini semua harus disosialisasikan," tambah Watie.

Di acara itu, Kemenpar melibatkan konsultan komunikasinya, Ogilvy. Perusahaan multinasional yang berpusat di New York dan memiliki kantor cabang di lebih dari 60 kota di dunia. Perusahaan ini sudah teruji, expert di bidang creative communications dan public relations, dan berpengalaman menghandle brand building pada perusahaan-perusahaan kelas dunia.

Pada 4 November 2015 lalu, Kemenpar berdiskusi yang paling mendasar dengan Ogilvy yang berpusat US. Nah, Pesona Indonesia juga menjadi bagian dari tugas Ogilvy untuk membranding. Ratna menambahkan brand itu penting bagi semua produk, termasuk destinasi pariwisata. Brand itu ada nilainya, ada harganya, ada values-nya. Sebagai komuditas, barang yang dijual atau dipasarkan ke publik, brand sangat menentukan posisitioning dan segmentasi pasar.

"Karena itu, kami terus mencari format yang paling ideal, paling sempurna, paling pas, untuk menancapkan bendera brand. Penajaman brand itu diharapkan menjadi magnet penggerak pariwisata nasional," kata Watie.

Menpar Arief Yahya selalu mengingatkan agar pelaku industri pariwisata ikut mempopulerkan brand Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Paling tidak di semua materi promosi, selalu ditempel branding itu. Karena itu akan sama-sama saling menguatkan.

"Tidak akan rugi, karena brand value Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia terus naik dan dipromosikan di seluruh dunia," Menpar.

Sosialisasi sudah dilakukan di dua tempat. Yakni, Palembang dan Bali. Palembang dilaksanakan tanggal 16-18 Februari. Dan rencananya, akan kembali dilaksanakan satu kali sosialisasi lagi di Makassar 1-3 Maret mendatang. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya