Berita

marwan batubara/net

Politik

Irres Minta Presiden Umumkan Sendiri Keputusan Blok Masela

SELASA, 23 FEBRUARI 2016 | 11:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo diminta mengutarakan sendiri keputusan pemerintah tentang skenario pengembangan lapangan gas abadi blok Masela.

Seperti diketahui bahwa kemarin Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli, menyatakan pemerintah telah sepakat mengembangkan lapangan gas abadi blok Masela dengan skenario pembangunan kilang LNG di darat (onshore).

Sedangkan beberapa saat lalu, beredar pesan elektronik dari Jurubicara Presiden, Johan Budi Sapto Prabowo, yang mengklaim bahwa sampai saat ini Presiden Jokowi  belum memutuskan metode pembangunan Blok Masela, apakah offshore atau onshore.


Melihat perbedaan itu, pakar pertambangan dan energi yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (Irres), Marwan Batubara, berharap keputusan terkait Blok Masela diutarakan sendiri oleh presiden.

"Ini kelihatannya belum final. Kalau sudah begini, Pak Jokowi yang harus mengatakan keputusannya mau di darat atau di laut. Ia harus bertindak sebagai presiden," ucap Marwan saat dihubungi beberapa saat lalu.

Tidak hanya itu, Marwan berharap keputusan dari mulut presiden harus diumumkan dalam waktu cepat.
 
"Keputusannya harus cepat. Ini seharusnya sudah bertahun-tahun lalu beres," terangnya.

Menurut Marwan, keputusan Blok Masela adalah tanggung jawab pada Presiden Jokowi, di tengah adanya pertarungan kepentingan asing.

"Dalam kepentingan ini ada asing yaitu Inpex-Shell dan pendukungnya," kata Marwan. [ald]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya