Berita

Kowani Dorong Pengelolaan Sampah Yang Berwawasan Lingkungan

SELASA, 23 FEBRUARI 2016 | 06:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari Peduli Sampah dipicu dari kejadian longsor di Leuwigajah, Kota Cimahi, Jawa Barat pada tahun 2005, dimana 150 orang kehilangan nyawa. Oleh karenanya inti dari peringatan HPS adalah untuk membangun komitmen bersama agar dapat melakukan pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Dr. Giwo Rubianto Wiyogo dalam memperingati HPS setiap tanggal 21 Maret.

Jelas Giwo, Kowani sebagai federasi dari 86 organisasi wanita tingkat pusat sangat peduli terhadap permasalahan sampah, melalui bidang lingkungan hidup terus mensosialisasikan program daur ulang 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam rangka pengelolaan daya alam berwawasan lingkungan melalui program-program pemerintah seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimulai di tahun 2010, dan Gerakan Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapih dan Indah (BerSeRRI).


"Selain sosialisasi, Kowani ikut memonitoring tentang peraturan-peraturan serta sanksi pemerintah mengenai sampah," ujar Giwo di Jakarta, Selasa (23/2).

Menurutnya, sebagai "Ibu Bangsa" dimana kewajiban wanita Indonesia adalah berusaha menumbuhkan generasi yang lebih sadar akan kebangsaannya juga sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, sangatlah tepat peran perempuan/ibu untuk dapat mengenalkan tentang prinsip dasar dan pintu pertama mengenai kebersihan kepada kelurga terutama kepada anak karena kebersihan adalah sebagian dari iman.

Giwo menambahkan, berdasarkan sumbernya, sampah di bagi menjadi; sampah alam, sampah manusia, sampah konsumsi, sampah nuklir, sampah industri, sampah pertambangan.

"Dan ada dua tujuan pengelolaan sampah; mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis; dan mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup," tukasnya. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya