Material radioaktif yang sempat hilang di Irak akhirnya ditemukan di dekat sebuah pom bensin di kota Zubai Irak pada Minggu (21/2).
Menurut keterangan pejabat setempat, saat ditemukan, material radioaktif itu disimpan dalam pelindung seukuran laptop dan tidak ada tanda-tanda kerusakan ataupun kekhawatiran radiasi.
Material tersebut sempat hilang pekan lalu dari fasilitas penyimpanan jasa ladang minyak Weatherford milik Amerika Serikat di dekat kota Basra. Sempat ada kekhawatiran bahwa material radioaktif itu jatuh ke tangan kelompok militan ISIS.
Belum jelas bagaimana material berbahaya itu bisa diteuykan di Zubair yang terletak sekitar 15 kilometer dari Basra.
"Seorang warga yang melintas melihat perangkat radioaktif dibuang di Zubair dan segera melapor ke pasukan keamanan," kata kepala panel keamanan Basra Jabbar al - Saidi.
"Setelah melakukan pemeriksaan awal, saya bisa mengkonfirmasikan bahwa perangkat tersebut 100 persen utuh dan tidak ada kekhawatiran radiasi sama sekali," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]RMOL. Material radioaktif yang sempat hilang di Irak akhirnya ditemukan di dekar sebuah pom bensin di kota Zubai Irak pada Minggu (21/2).
Menurut keterangan pejabat setempat, saat ditemukan, material radioaktif itu disimpan dalam pelindung seukuran laptop dan tidak ada tanda-tanda kerusakan ataupun kekhawatiran radiasi.
Material tersebut sempat hilang pekan lalu dari fasilitas penyimpanan jasa ladang minyak Weatherford milik Amerika Serikat di dekat kota Basra. Sempat ada kekhawatiran bahwa material radioaktif itu jatuh ke tangan kelompok militan ISIS.
Belum jelas bagaimana material berbahaya itu bisa diteuykan di Zubair yang terletak sekitar 15 kilometer dari Basra.
"Seorang warga yang melintas melihat perangkat radioaktif dibuang di Zubair dan segera melapor ke pasukan keamanan," kata kepala panel keamanan Basra Jabbar al - Saidi.
"Setelah melakukan pemeriksaan awal, saya bisa mengkonfirmasikan bahwa perangkat tersebut 100 persen utuh dan tidak ada kekhawatiran radiasi sama sekali," sambungnya seperti dimuat
Reuters.
[mel]