Berita

ilustrasi/net

Dunia

Sempat Dikira Jatuh Ke ISIS, Material Radioaktif Ditemukan Di Irak

SENIN, 22 FEBRUARI 2016 | 14:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Material radioaktif yang sempat hilang di Irak akhirnya ditemukan di dekat sebuah pom bensin di kota Zubai Irak pada Minggu (21/2).

Menurut keterangan pejabat setempat, saat ditemukan, material radioaktif itu disimpan dalam pelindung seukuran laptop dan tidak ada tanda-tanda kerusakan ataupun kekhawatiran radiasi.

Material tersebut sempat hilang pekan lalu dari fasilitas penyimpanan jasa ladang minyak Weatherford milik Amerika Serikat di dekat kota Basra. Sempat ada kekhawatiran bahwa material radioaktif itu jatuh ke tangan kelompok militan ISIS.


Belum jelas bagaimana material berbahaya itu bisa diteuykan di Zubair yang terletak sekitar 15 kilometer dari Basra.

"Seorang warga yang melintas melihat perangkat radioaktif dibuang di Zubair dan segera melapor ke pasukan keamanan," kata kepala panel keamanan Basra Jabbar al - Saidi.

"Setelah melakukan pemeriksaan awal, saya bisa mengkonfirmasikan bahwa perangkat tersebut 100 persen utuh dan tidak ada kekhawatiran radiasi sama sekali," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]RMOL. Material radioaktif yang sempat hilang di Irak akhirnya ditemukan di dekar sebuah pom bensin di kota Zubai Irak pada Minggu (21/2).

Menurut keterangan pejabat setempat, saat ditemukan, material radioaktif itu disimpan dalam pelindung seukuran laptop dan tidak ada tanda-tanda kerusakan ataupun kekhawatiran radiasi.

Material tersebut sempat hilang pekan lalu dari fasilitas penyimpanan jasa ladang minyak Weatherford milik Amerika Serikat di dekat kota Basra. Sempat ada kekhawatiran bahwa material radioaktif itu jatuh ke tangan kelompok militan ISIS.

Belum jelas bagaimana material berbahaya itu bisa diteuykan di Zubair yang terletak sekitar 15 kilometer dari Basra.

"Seorang warga yang melintas melihat perangkat radioaktif dibuang di Zubair dan segera melapor ke pasukan keamanan," kata kepala panel keamanan Basra Jabbar al - Saidi.

"Setelah melakukan pemeriksaan awal, saya bisa mengkonfirmasikan bahwa perangkat tersebut 100 persen utuh dan tidak ada kekhawatiran radiasi sama sekali," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya