Salah satu capaian terbesar kementerian Desa tahun 2015 adalah suksesnya program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Sampai akhir 'tahun kambing' berganti, sudah terbentuk 12.115 BUMDes, dari data awal hanya 4000 BUMDes.
Demikian disampaikan Menteri Marwan saat menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan dan Pemberdayan Desa di Jakarta, Senin (22/2).
Capaian penting dan strategis lainnya sebut Menteri Marwan, yakni tersedianya 34.878 tenaga ahli dan pendamping desa dalam rangka mengawal penggunaan Dana Desa secara efektif.
Kemudian, terbangunnya sarana prasarana permukiman desa, penunjang ekonomi desa, transportasi desa, elektrifikasi desa, dan telekomunikasi desa di 18 kabupaten.
Capaian lainnya, telah terdistribusikannya bantuan teknologi tepat guna penunjang ekonomi pada 92 desa. Kemudian tercapaianya pemberian Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) penunjang akses layanan pendidikan dan kesehatan di 5.744 desa.
"Juga, sudah diluncurkannya Indeks Desa Membangun (IDM) pada 19 Oktober 2015," katanya.
Dia mengatakan orogram BLM direalisasikan melalui program PNPM Generasi Sehat dan Cerdas. Sedangkan IDM, diluncurkan sebagai rujukan penetapan sasaran prioritas pembangunan desa dalam satu periode pemerintahan Kabinet Kerja.
Dalam rangka akselerasi pencapaian target program kementerian selanjutnya, Menteri Marwan telah melakukan refocusing kegiatan dan anggaran, yang dimulai pada tahun anggaran 2016.
"Hasil dari refocusing tersebut, 90 persen anggaran dialokasikan untuk membiayai program strategis, sedangkan biaya gaji dan dukungan birokrasi hanya 10 persen saja," ungkapnya.
[dem]