Berita

farhat abbas/net

PILGUB DKI 2017

Farhat Abbas Bohong Dicalonkan Golkar

MINGGU, 21 FEBRUARI 2016 | 17:38 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Partai Golkar membantah bakal mengusung pengacara kontroversial Farhat Abbas jadi bakal calon gubernur DKI pada Pilkada 2017 mendatang.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ashraf Ali mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum membahas bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

"Figurnya belum kami bicarakan dan putuskan sama sekali. Kami baru akan bicarakan pada Musda dan Munaslub, sekitar bulan Maret atau April," kata dia di Jakarta, Minggu (21/2).


Ashraf malah menganggap aneh jika Golkar mengusung Farhat.

"Saya enggak ngerti tuh (Farhat diusung jadi bakal calon gubernur)," katanya.

Ia mengakui, partai berlambang pohon beringgin hanya memiliki sembilan kursi di DPRD DKI. Sementara, parpol yang bisa mengusung pasangan cagub-cawagub minimal 22 kursi. Terlebih, saat ini, posisi Golkar merupakan partai pendukung pemerintah.

"Artinya siapapun tokoh (bakal calon gubernur) bisa saja dibicarakan. Golkar siap melakukan komunikasi politik dengan para figur," ungkapnya.

Farhat Abbas mengunjungi kawasan Kalijodo kemarin malam, sekira pukul 20.00 WIB. Farhat mengatakan kedatangannya sebagai calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Golkar, untuk melihat perbandingan situasi kawasan Kalijodo seusai operasi pemberantasan penyakit masyarakat pagi harinya.

"Penutupan (Kalijodo) bukanlah solusi. Kalau saya jadi gubernur, kawasan ini akan saya jadikan perkampungan modern," ujar Farhat.[dem] 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya