Berita

Mendikbud: Perempuan Bentuk Karakter Dan Budaya Bangsa

SABTU, 20 FEBRUARI 2016 | 09:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) adalah pilar utama untuk menegaskan posisi perempuan dalam kemajuan bangsa.

Demikian disampaikan Mendikbud saat menerima pengurus Kowani yang langsung dipimpin oleh ketua umumnya, Dr. Giwo Rubianto Wiyogo di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (19/2).

Mendikbud menjelaskan jika perempuan diperkokoh maka bangsa akan kokoh. Sebab, yang menentukan survival sebuah bangsa adalah kaum perempuan. Kaum perempuanlah yang membentuk karakter dan membentuk budaya suatu bangsa.


Menurut Mendikbud, sejarah membuktikan bahwa peradaban suatu bangsa musnah jika perempuannya habis.

"Sebagai contoh adalah peradaban suku lokal di Amerika latin, mereka habis ketika bangsa spanyol datang membawa wabah flu (jenis tertentu) yang akhirnya menulari para perempuan secara massif. Akibat penularan tersebut terjadi kematian perempuan secara massal sehingga akhirnya suku asli tersebut tidak bisa melahirkan generasi baru. Musnahlah peradaban mereka," papar Mendikbud.

Pada pertemuan itu, Giwo Rubianto mengucapkan terimakasih kepada Mendikbud yang sudah menerima jajaran pengurus Kowani.

Ia menyampaikan kepada Mendikbud, pada 16 Maret 2016 nanti, Kowani mendapatkan kehormatan untuk memberikan paparan di hadapan sidang PBB (consultative tatus) bidang ecosos.

Bersama dengan semua kekuatan yang ada, Kowani berkomitmen untuk mengawal kemajuan generasi penerus bangsa. Mewujudkan konsep Ibu Bangsa dimana kewajiban perempuan Indonesia ialah berusaha menumbuhkan generasi baru yang lebih sadar akan hak dan kewajiban kebangsaannya.

"Dan konsep Ibu Bangsa ini dapat terwujud melalui sinergi program antara semua stake holder khususnya Kowani yang memiliki 52,1 juta anggota dari 86 organisasi anggota, dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ungkap Giwo Rubianto. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya