Berita

abraham lunggana/net

Haji Lulung: Jokowi Top-top-top, Ahok Otoriter

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 20:19 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana membandingkan antara Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki Tjahaja Purnama dengan pendahulunya yang saat ini sudah menjadi Presiden RI, Joko Widodo.

Lulung membandingkan perbedaan Jokowi dan Ahok sebelum melakukan eksekusi lahan. Kata dia, Jokowi selalu melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada masyarakat setempat.

"Waduhh, beda banget dong kayak bumi sama langit. Jokowi top-top-top, kalau si Ahok otoriter," kata dia ketika dijumpai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (19/2).


Haji Lulung memberatkan sikap Ahok yang selalu mengikusertakan aparat kepolisian dan TNI dalam melaksanakan penertiban permukiman kumuh.

"Saya harap tentara sama polisi sadarlah. Bahaya nih si Ahok telah membentuk opini agar polisi dan TNI jauh dengan rakyat. Jangan ngumpet dong, gimana sih si Ahok" lanjutnya.

Sebelumnya, ketika melaksanakan kebijakan penertiban permukiman kumuh, Jokowi dahulu kerap berkomunikasi dengan warga. Bahkan, tak jarang, Jokowi mengundang warga korban penertiban datang ke Balai Kota dan makan siang bersama. Hal itu yang dilakukan Jokowi kepada warga bantaran Waduk Pluit.

Sementara itu, Ahok menolak berdialog dengan warga. Sebab, kata Ahok seharusnya warga menyadari menduduki lahan negara. Meski demikian, pembongkaran bangunan liar dilakukan dengan mekanisme yang ada, mulai dari sosialisasi, pelayangan tiga kali surat peringatan, dan surat perintah bongkar (SPB). [sam]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya