Berita

ahok/net

Nusantara

PENGGUSURAN KALIJODO

Soal Penertiban, Taufik Ingatkan Ahok Tak Tebang Pilih

JUMAT, 19 FEBRUARI 2016 | 09:38 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, M. Taufik mengingatkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dalam penertiban kawasan hijau maupun prostitusi di Ibukota, tidak tebang pilih.

"Ruang terbuka hijau, ya semua juga harus ditertibkan ruang terbuka hijaunya, kalau penertiban prostitusi semua harus ditertibkan seluruh tempat-tempat prostitusi," ujar Taufik, Jumat (19/2).

Menurutnya, pelaksanaan penertiban harus dilakukan secara manusiawi. Misalnya, harus ada perhatian kepada pekerja seks komersial (PSK) di suatu tempat prostitusi, agar dapat dibina dan diberikan keterampilan baru, sehingga tidak kembali menjadi penjaja esek-esek.


"Kita setuju penertiban itu, kita setuju. Tapi harus dengan cara-cara yang manusiawi dong," tegas Taufik.

Oleh sebab itu, penertiban tempat-tempat prostitusi harus dilaksanakan dengan cara yang adil. "Hotel bintang-bintang ditertibkan juga dong. Alexis, misalnya, gitu kan," lanjut Taufik.

Ia menambahkan, apabila Pemprov DKI tidak dapat melaksanakan hal tersebut dengan baik, bisa jadi masyarakat akan menilai bahwa "ribut-ribut Kalijodo" hanya manuver politik Ahok menjelang Pilgub 2017.

"Nah, akhirnya, karena belum siap step-step yang ke depan mau ngapain, akhirnya orang boleh menafsirkan begitu kan," ungkapnya. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya