Berita

puspayoga/net

Menteri Puspayoga: Pelaku UKM Tak Usah Takut Dengan MEA

KAMIS, 18 FEBRUARI 2016 | 14:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pelaku UKM tidak perlu takut dengan masuknya era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sebab MEA bukan merupakan perdagangan bebas, tetapi bertujuan memperkuat ekonomi negara-negara satu kawasan.
 
"Initinya apa yang disampaikan bapak presiden bahwa MEA itu adalah bagian dari Masyarakat ASEAN yang tujuannya meningkatkan masyarakat ekonomi di ASEAN itu kuat. Jadi kita tidak perlu takut," kata Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN), Puspayoga, saat kunjungan kerja ke Solo, Jawa Tengah (Kamis, 18/2).

Menghadapi MEA ini, UKM dituntut untuk meningkatkan kualitas produknya, dan SDM pelaku usahanya. Supaya masing-masing bisa bersaing dengan mengutamakan prinsip saling ketergantungan diantara negara-negara ASEAN.


"Karena pada dasarnya semua negara yang ada di ASEAN itu punya kelebihan dan punya kekurangan," kata Puspayoga.

Menkop Puspayoga mengatakan kelebihan masing-masing negara inilah yang bisa saling sharing dengan negara lain. Begitu pula satu negara mengalami kekurangan bisa minta bantuan negara lain. Sehingga diharapkan perlu sinergitas antara negara-negara ASEAN ini supaya mampu menciptakan ekonomi kawasan yang kuat.

"Sekali lagi MEA ini bukan perdagangan bebas, beda dengan TPP, beda dengan perdagangan bebas lain. Jadi memang ini bisa kuat kita bisa menghadapi perdagangan bebas dengan negara-negara lain," pungkasnya. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya