Berita

foto:net

RELOKASI KALIJODO

Walikota Rustam: Masalahnya, Ada Intimidasi Daeng Azis dan Kroni

KAMIS, 18 FEBRUARI 2016 | 13:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengaku kesulitan merelokasi warga Kalijodo. Penyebabnya menurut dia, ada intimidasi Daeng Aziz, tokoh masyarakat di Kalijodo.

"Permasalahannya sekarang masyarakat di sana masih ada yang diintimidasi oleh Daeng Azis dan kroni-kroninya," ungkap Effendi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/2).

Bahkan dia menyayangkan ada beberapa warga yang membatalkan diri untuk direlokasi dikarenakan Daeng Aziz.


"Sampai kemarin sudah ada 24 orang, sekarang tinggal 10 orang, 14 orang mencabut pendaftarannya," ungkapnya.

"Tapi banyak yang mulai mau direlokasi karena mereka tahu sekarang kita serius bongkar. Awalnya mereka pikir kemarin kan kita cuma imbauan. Begitu SP1 baru mikir mereka," ujar Effendi.

Sebelumnya, usai rapat denga jajaran Polda Metro Jaya yang dipimpin Kapolda Irjan Tito Karnavian, Ahok mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk melakukan penertiban kawasan Kalijodo.

Penertiban tersebut dilakukan secara berkala, antara lain dengan mengeluarkan SP1 tepat hari ini, guna memberitahukan bahwa warga di sana menduduku tanah negara

"Sesuai UU, kami melaksanakan UU maka tanah negara yang diduduki harus kami ambl kembali. Makanya kita mnta dia bongkr sendiri, kalo ternyata ga mau bongkar sendiri akan ada SP2. Kalau dia gaK mau bongkar juga bangunan liar ini, kita akan ada SP3. Kalau gak mau bongkar ya udah paksa kami bantu dia bongkar," kata Ahok di Polda Metro Jaya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya