Berita

Dinsos DKI Siap Tampung PSK Kalijodo

KAMIS, 18 FEBRUARI 2016 | 12:59 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta siap menampung dan merehabilitasi pekerja seks komersial (PSK) di Kalijodo setelah dilakukan penertiban.

Bahkan menurut Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Chaidir, pihak Kementerian Sosial pun sudah menyiapkan panti.

"Semua udah siap menampung. Panti sosial bina karya wanita yang di Kedoya itu punya dinas, kalau yang punya Kemensos panti sosial bina karya wanita juga di Pasar Rebo. Kita bisa menampung kapasitas sekitar lebih kurang 90 ," ujar Chaidir ketika dihubungi, Kamis (18/2).


Namun, berdasarkan data sebanyak 445 orang yang bekerja sebagai penjaja esek-esek di kawasan Kalijodo.

"Kan nanti kita identifikasi dulu. Belum tentu dia mau ditampung di pembinaan kita. Ada yang mau dipulangkan ke kampung ya dipulangkan, kalo mereka mau ikut pembinaan baru kita tampung. Kalau di kemensos bisa menampung 100 lebih," imbuhnya.

Cahidir menambahkan nantinya selama 6 bulan dalam penampungan akan dilakukan pembinaan sebagai bentuk rehabilitas sosial.

"Materi yang pertama dikasihkan pendidikan keterampilan, berupa pendidikan tata boga, tata busana, jahit menjahit, kemudian juga tata rias," ungkapnya.

Usai menjalani rehabilitas mereka akan diberikan modal dari Kemensos untuk kembali ke kampungnya masing-masing.

"Nanti setelah paska pendidikan tersebut, mereka akan dibekali modal dari Kementerian Sosial sebesar Rp5 juta untuk kembali ke kampung halamannya," bebernya.[dem]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya