Berita

tjahjo kumolo/net

Politik

Pesan Mendagri Kepada Bupati/Walikota Yang Baru

KAMIS, 18 FEBRUARI 2016 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar bupati/walikota yang baru terpilih segera mulai bekerja. Para kepala daerah diminta segera berkomunikasi dengan pejabat sebelumnya dan memulai koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Tjaho mengatakan, bupati/walikota segera mempercepat sosialisasi melaksanakan program pemerintah daerah sebelumnya. Selain itu, ia berharap agar mereka juga ingat terhadap janji-janji kampanye untuk dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Lalu mempersiapkan perubahan APBD bersama-sama DPRD setempat. Dan saya harapkan segera koordinasi dengan Fokompinda, dan para tokoh masyarakat, agama serta tokoh adat," ujar Tjahjo, Kamis (18/2).


Politisi PDIP ini juga berpesan agar kepala daerah yang baru dilantik membangun sinergi serta konektivitas antar daerah. Termaksud berkonsolidasi dengan pejabat PNS daerah. Lalu, mereka juga harus menggerakkan dan mengorganisir masyarakat terhadap dinamika dan perkembangan situasi di daerah masing-masing.

"Khususnya deteksi dini terhadap ancaman kelompok radikal dan ancaman terorisme serta mencermati area rawan bencana di wilayahnya," ujar dia.

Tjahjo juga mengucapkan selamat kepada bupati/walikota yang baru dilantik. Harapannya, mereka bisa amanah, mampu melaksanakan program pemerintah pusat dan provinsi dan disinergikan dengan kebijakan pemerintah kabupaten/kota.

Hal tersebut harus segera berjalan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Terakhir, ia minta agar kepala daerah ini bisa menginventarisir peraturan daerah (perda) bermasalah atau yang menghambat investasi.

"Perda tersebut dihapuskan agar mempermudah perizinan demi kemudahan investor ke daerah dan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat di daerah," tukas Tjahjo. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya