Berita

Arief Yahya/net

Kemenpar Promosi Pariwisata Hingga Ke Bioskop

RABU, 17 FEBRUARI 2016 | 13:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kementerian Pariwisata terus mempromosikan destinasi pariwisata nasional. Seperti, iklan promosi pariwisata Pesona Indonesia yang diproduksi Kemenpar di gedung-gedung bioskop.

"Ya betul, kami masuk ke gedung bioskop, mempromosikan destinasi pariwisata nasional," kata Menpar Arief Yahya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/2).

Kemenpar telah bekerja sama dengan industri perfilman Indonesia lewat launching Penayangan Perdana Iklan Pariwisata di Bioskop di kawasan Senayan, Senin lalu (15/2). Saat launching, Menpar didampingi beberapa artis ibukota yang mulai ikut bicara soal Pesona Indonesia.


Dalam acara tersebut, Pevita Pearce hadir dan siap menjadi endorser Pesona Indonesia. Para artis papan atas seperti JKT48, Andien hingga Marcella Zalianty juga ikut mendukung program pemerintah tersebut. JKT 48 diwakili oleh Melody Nurramdhani Laksani, Nabila Ratna Ayu dan Cindy Yuvia.  

"Kami duta Enjoy Jakarta sangat mendukung pesona Indonesia. Cintailah Indonesia sebelum mencintai negara lain. Sukses terus buat Pesona Indonesia," ucap Melody 'JKT48' dengan nada bicara yang khas anak-anak remaja itu.

Artis Pevita Pearce yang lahir di Jakarta 6 Oktober 1992 itu juga angkat bicara. Aktris dan pemain film berdarah Banjar dan Inggris, yang dikenal dengan film Denias, Senandung di Atas Awan dan juga pemain sinetron Mutiara Hati itu bangga dengan alam Indonesia yang indah. "Iklan Pesona Indonesia yang diputar di bioskop itu bagus-bagus. Sangat membanggakan," aku Pevita, anak kedua dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan Bramwell Pearce dan Ernie Auliasari ini.

Hal senada dengan Pevita dan JKT48 juga diucapkan Marcella Zalianty. Pariwisata dan industri perfilman memang sudah selayaknya bersinergi. Perfilman bisa dijadikan media untuk mensosialisasi destinasi pariwisata. Hadirnya pariwisata bisa memberi dampak positif bagi sektor ekonomi kreatif.

"Kita apresiasi sekali akhirnya ada kolaborasi saling mendukung industri perfilman dan pariwisata. Bagus sekali program promosi dengan menggunakan public figure. Semoga dengan begitu, angka pengunjung pariwisata bisa naik dan berdampak positif pada sektor ekonomi," imbuh Marcella.

"Hampir seluruh TVC bisa kita ditayangkan di semua media Indonesia. Untuk Own Media, kita punya www.indonesia.travel, hitsnya naik enam kali lipat," tambah Menpar yang hadir di acara itu.

Menpar juga menggunakan media sosial untuk mempromosikan destinasi. Menurutnya, para artis itu memiliki folowers dan friends yang banyak di media sosial, baik Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, Google+, dan lainnya. "Foto dan komentar para artis di medsosnya cukup besar mempengaruhi orang lain," ungkap Mantan Dirut PT Telkom ini.

Menpar juga mengajak para artis itu, untuk sering-sering mempromosikan objek wisata Tanah Air. Ada tiga greaters, Bali, Jakarta dan Batam-Bintan. Ada 10 Destinasi Prioritas, dari Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banteng, Kep Seribu Jakarta, Borobudur Jateng, Bromo Jatim, Mandalika Lombok, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara.

"Temanya bisa apa saja, dari soal kuliner, kesenian, pertunjukan, pantai, laut, gunung, hutan, dan apa saya yang indah dari negeri ini. Atraksi di negeri kita begitu banyak, begitu beragam," ungkap Menpar Arief Yahya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya