Berita

novel baswedan/net

Hukum

Mahasiswa dan Korban Novel Baswedan Tuntut Jaksa Agung-Presiden Batalkan Deponering

SELASA, 16 FEBRUARI 2016 | 21:45 WIB | LAPORAN:

Rencana deponering terhadap kasus dua eks pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, Bambang Widjojanto dan penyidik Novel Baswedan terus mendapatkan penolakan.

Penolakan juga datang dari Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum. Mereka menyuarakan penolakan dalam bentuk aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Selasa (16/2).

Koordinator aksi Andrei mengatakan, Jaksa Agung Jaksa Agung HM. Prasetyo harus berani mengambil sikap untuk tidak memberikan Deponering terhadap ketiga orang tersebut.


"Mereka bukan pahlawan, maupun malaikat. Jadi jangan istimewakan mereka dengan keistimewaan imunitas, sehingga mereka kebal hukum," tegas dia saat berorasi di hadapan ratusan massa.

Andrei merasa, BW, AS, dan Novel takut menghadapi peradilan, sehingga ngemis kasusnya dibekukan. Presiden Joko Widodo, juga diharapkan tidak membekukan perkara ketiga orang tersebut. Jika deponering dilakukan, Jokowi bukan hanya melecehkan penegakan hukum, melainkan menimbulkan kegaduhan politik yang berdampak buruk pada perkembangan ekonomi nasional.

"Wacana yang mesti kita kedepankan saat ini adalah penegakan hukum yang mestinya didukung sepenuhnya oleh Presiden dan institusi hukum, sehingga masyarakat dapat menilai hukum sudah tegak di NKRI. Jaksa Agung jangan tebang pilih, dan bersikap otoriter dalam kasus ini," tuturnya.

Dalam aksi ini, hadir juga tiga korban Novel Baswedan yang ikut berorasi dengan menceritakan kekejaman Novel saat ditangkap dalam kasus pencurian sarang burung Walet, di Bengkulu, tahun 2004 silam.

Di hadapan ratusan mahasiswa dan pemuda ini, korban Novel Irwansyah Siregar (40) mendesak agar Kejagung melanjutkan proses hukum.

"Kami minta Jaksa Agung melanjutkan proses hukum Novel Baswedan, dan minta keadilan atas tindakan penyiksaan secara biadab yang mengakibatkan cacat seumur hidup," ungkap Irwansyah sambil meneteskan air mata dengan memperlihatkan bekas tembakan Novel di kakinya. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya