Berita

Ahok Sebut Daeng Azis Ngaco

SELASA, 16 FEBRUARI 2016 | 16:05 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Warga Kalijodo menolak rencana Pemprov DKI membongkar pemukiman dan kawasan usaha mereka.

Warga beralasan, banyak kawasan lain di Jakarta seperti Mal Taman Anggrek dan Season City yang berada di atas jalur hijau tapi tidak ditertibkan.

Apa tanggapan Ahok? Bagi Gubernur DKI Jakarta itu, tudingan warga Kalijodo tidak berdasar. Mall Taman Anggrek dan Season City berdiri bukan di kawasan jalur hijau.


"Enggak lah itu orang ngarang. Orang kaya begitu ngomong. Mana bisa kawasan hijau begitu gede. Kalau hijau bisa dapet sertifikat gak? Gak bisa. Tak ada, itu hanya ngomong saja. Ngaco," tampik Ahok di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/2).

Ahok memastikan apabila benar dua mal tersebut dibangun di atas jalur hijau, sudah jauh-jauh hari dia akan membongkarnya dan memidanakan pengelolanya. Oleh sebab itu, Ahok mengimbau warga Kalijodo untuk melihat peta sebelum berargumen perihal jalur hijau.

Sebaliknya, Ahok menyebut kawasan Kalijodo yang berada di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara yang sudah lama melanggar jalur hijau.

Dihimpun dari pemberitaan media online, sebelumnya tokoh masyarakat Kalijodo, Abdul Aziz alias Daeng Aziz, menyebut banyak kawasan lain di Jakarta yang berada di atas jalur hijau tapi tidak ditertibkan. Dia mencontohkan dua pusat perbelanjaan di Jakarta yang berdiri di atas jalur hijau yakni Mal Season City dan Taman Anggrek.

Daeng mengatakan jika status dua mal tersebut sama dengan Kalijodo, maka dua bangunan tersebut seharusnya juga ditertibkan. Apabila hal itu tidak terjadi, Daeng menyebut Ahok tidak berbuat adil kepada warga Kalijodo.

"Kalau hanya Kalijodo yang dibongkar, masyarakat pasti akan bertanya-tanya, di mana keadilan," tuturnya. [dem]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya