Berita

ahok/net

Ahok Kukuh Tetap Bangun RS Sumber Waras

SELASA, 16 FEBRUARI 2016 | 13:01 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Pembangunan rumah sakit Sumber Waras nampaknya akan tetap berjalan. Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan membangun rumah sakit yang sempat menyeretnya untuk diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Sumber Waras kami tetap akan bangun dengan konsep RS kanker khusus dan paliatif care-nya. Lengkap dengan apartemen, akan kami bangun," terang Ahok di kantornya, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (16/2).

Orang nomor satu DKI Jakarta itu menyebutkan lokasi berdirinya RS Sumber Waras sudah ideal. Sebab, lokasi tersebut dekat dengan RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat. Oleh sebab itu, tidak akan ada pasien yang mengantre lama di RS Dharmais.


Padahal, berdasarkan hasil audit BPK pembelian lahan RS Sumber Waras pada APBD Perubahan 2014 terindikasi mengalami kerugian daerah Rp 191 miliar.

"Kalau pembelian RS Sumber Waras dibilang rugi, ya biar dibuka di pengadilan dan seluruh orang Indonesia saksikan, itu top. Panggil saja di pengadilan, biar semua orang dengar pertanyaannya apa, tuduhannya apa, dan jawabannya apa," pungkasnya.

Dalam rekomendasi BPK, Ahok menambahkan, Pemprov DKI Jakarta diminta untuk mengembalikan indikasi kerugia daerah atau mambatalkan pembelian lahan. Namun, dia memastikan tidak akan mengikuti rekomendasi BPK tersebut.

Pemprov DKI Jakarta sudah merencanakan pembangunan RS Sumber Waras pada tahun 2017 dengan konsep rancangan bangun.

"Cuma sekarang kami mentoknya, ada aturan tidak bisa pakai anggaran multiyears (tahun jamak). Nah itu yang kami lagi tunggu, seperti itu masalahnya," katanya. [ysa]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya