Berita

Jessica Kumala Wongso:net

Jessica "Sianida" Stres Berat

Masih Di RSCM
SELASA, 16 FEBRUARI 2016 | 09:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tersangka kasus "kopi sianida", Jessica Kumala Wongso masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Jessica dalam kondisi sedih dan stres berat.

Jessica diperiksa kejiwaannya oleh psikiatri RSCM sejak Kamis (11/2). Kemarin, dia sempat keluar dari rumah sakit. Dia tampak dijemput polisi setelah menjalani pemeriksaan di Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa RSCM sekitar pukul 16.30 WIB. Saat keluar, Jessica menyamar, menggunakan baju dokter. Namun, aksi itu tidak bisa membuat para wartawan lengah. Tahu wartawan ngeh, dia bergegas keluar.

Kuasa hukum Jessica, Yudi Wibowo menyatakan, kliennya masih di RSCM, belum dikembalikan ke sel tahanan Polda Metro Jaya. "Jessica masih di rumah sakit. Ada 20 polisi yang mengawalnya," tegasnya.


Menurut Yudi, kemarin siang, kliennya menjalani tes MRI. Katanya, pemeriksaan Jessica belum selesai. Menurut peraturan Kementerian Kesehatan masa perawatan kesehatan kliennya berada dalam jangka waktu 5 sampai 18 hari. "Peraturannya gitu kan, jadi masih dalam penanganan kesehatan," jelasnya.

Empat hari menjalani perawatan di RSCM, perempuan berusia 27 tahun ini sehat secara fisik. Namun, secara psikis dia stres dan sedih. "Jessica sehat, tapi agak sedih saja. Dia sedih sepertinya karena nggak berkenan dibawa ke RSCM," ungkap Yudi.

Untung, ada pihak keluarga yang menemani sehingga stresnya agak mereda. "Namanya orang dikurung ya stres, tapi ya ngga begitu parah. Sudah ditangani perawatan, kondisinya sudah agak membaik," ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal membenarkan Jessica masih berada di RSCM. "Belum, masih di RSCM," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, kemarin. Diperkirakan, Jessica kembali setelah lima hari dirawat. Kemungkinan, hari ini dia kembali ke sel tahanan.

Soal hasil pemeriksaan kejiwaan Jessica, Iqbal tak mau mengungkapkan. "Itu teknis, belum bisa dipublikasikan. Mohon maaf," imbuhnya.

Sebelumya, saat berstatus saksi, Jessica sudah berkali-kali di-profiling oleh para psikiatri forensik dari Biro Psikologi Polri. Dia menjalani pemeriksaan dengan metode lie detector hingga hypnotherapy.

Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Sarlito Wirawan Sarwono yang dimintai polisi menjadi saksi ahli menilai hasil psikotes Jessica normal. Secara inteligensi, Jessica dikategorikan sebagai perempuan cerdas dan tak ada indikasi pengidap bipolar.

Pendapat berbeda keluar dari mulut AKBP Rinny Wowor, psikolog Polri yang pernah terjun dalam kasus Ryan 'Jagal' dan pembunuhan Munir. Rinny yang berkali-kali melakukan tatap muka dengan Jessica menyebut ada dorongan dalam diri jebolan Billy Blues itu yang mengarah pada pribadi psikopat.

Sementara, berkaitan dengan kasusnya, Iqbal menyatakan, berkas perkara Jessica belum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. "Saat ini penyidik sedang menguatkan alat bukti. Insya Allah berkas perkara akan kami rampungkan sesegera mungkin," ungkapnya.

Berkas perkara itu baru dikirim setelah penyidik yakin tidak ada kelemahan. "Kita sudah komunikasi yang intens dengan teman-teman jaksa," tandasnya. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya