Berita

sita arsyita/net

Sita Arsyita: Kelompok LGBT Sama Jahatnya Dengan Pengguna Narkoba

SELASA, 16 FEBRUARI 2016 | 07:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam perilaku, kelompok Lesbian, Gay, Bisexual dan Transexual  (LGBT) sama jahatnya seperti halnya pengguna narkoba,  yakni menyandu (adiktif) dan menularkan. Mereka yang termasuk dalam kelompok ini mencoba menularkan sifat adiktif kepada pihak yang normal.

Demikian disampaikan Ketua DPD Gerakan Wanita Nusantara (Granita), Arsyita Rokhma. Menurut Arsyita, dengan mengampanyekan LGBT sebagai gaya hidup, kelompok ini kemudian mempengaruhi dan menularkan kebiasaan penyimpangan seksual kepada kelompok lain yang normal.
 
"Kelompok lain yang paling mudah dipengaruhi adalah anak-anak muda yang sedang akil balig atau yang secara emosional labil. Mereka yang kehilangan figur ayah, juga merupakan kelompok yang paling mudah dipengaruhi," kata Arsyita Rokhma, yang juga trainer dan hypnotherapist, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 15/2).
 

 
Arsyita Rokhma menegaskan, sifat menular dan adiktif dari penyimpangan ini jelas terlihat. Ketika seseorang yang normal sudah terpengaruh oleh gaya hidup LGBT maka dibutuhkan upaya yang ekstra untuk dapat mengembalikan kepada psikis normal yang seharusnya ada.
 
"Saya lebih cenderung membandingkan dan menyamakan LGBT sama dengan kecanduan narkoba. Cara mempengaruhi kelompok LGBT kepada mereka yang normal sama dengan cara mereka yang kecanduan narkoba dalam mempengaruhi rekan-rekannya yang tidak kecanduan," ujar Arsyita Rokhma yang sering dipanggil Sita Arsyita. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya