Berita

Syahrini:net

Blitz

Syahrini, Klaim Sudah 7 Bulan Dipacari Orang Belanda

SENIN, 15 FEBRUARI 2016 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tak menjelaskan bagaimana ceritanya menjalin asmara, Syahrini bersyukur pacar barunya seiman. Sebelumnya dia gagal menikah dengan pria yang berbeda agama.
 
Cantik, kreatif, dan katanya kaya. Kurang apa Syahrini? Mungkin lelaki. Ya, untuk urusan asmara, biduanita asal Bogor ini misterius sekali. Tidak senarsis kala dia memamerkan barang-barang mewahnya atau saat berkisah pelesiran keluar negeri.

Terakhir kali, sekitar 2012, Syahrini bikin heboh atas pengakuannya berpacaran dengan Bubu, pria muda yang diklaim keturunan darah biru Malaysia. Kala itu cerita berakhir sad ending. Bubu meng­hilang dan malah dituding sekadar pacar rekayasanya Syahrini.


Tahun berlalu, si Princess kerap me­munculkan sosok laki-laki berpostur gagah, tinggi, kekar di dekatnya di media sosialnya. Tetapi selalu saja wajah laki-laki itu sengaja tak diperlihatkan. Namun sejak akhir tahun lalu, perlahan Syahrini memberikan isyarat tengah memadu kasih dengan pria dari Belanda. Rekayasa atau beneran nih?

"Pokoknya dia ini lahir di Belanda, dibe­sarkan di Belanda, tetapi orang Indonesia tulen. Kami sudah pacaran tujuh bulan. Insya Allah, ya kali ini seiman. Kami bertemu di mana dan bagaimana jalinan asmara kami berlangsung, rahasia, dong, he he he," ungkap Syahrini.

Ketika tiba saatnya ia resmi dilamar dan tanggal pernikahan terpampang nyata, Syahrini baru akan berbagi soal pasangan­nya kepada publik.

"Harus tahun ini (menikah)! Abangku sudah memimpikanku lagi berkejar-kejaran dengan Mama. Mama sampai duluan di puncak gunung, aku masih berlari menge­jar. Puncak gunung itu ditafsirkan sebagai keinginan terbesarku saat ini, yaitu me­nikah! Mudah-mudahan aku sampai, ya di puncak pelaminan!" bilang eks teman duet Anang Hermansyah ini.

Galau kerap mengusik Syahrini. Kerap telah menemukan kecocokan dengan seorang pria, tapi lagi-lagi ia harus me­lepas cintanya lantaran perbedaan agama. Sempat terpikir melangkah ke pelaminan dengan tetap mempertahankan keyakinan masing-masing, tapi dipertimbangkan baik-baik, menikah beda keyakinan mung­kin dapat menimbulkan masalah di kemu­dian hari.

Dengan berat hati, Syahrini melepas kekasih-kekasih yang tak seiman ini.

"Ini namanya cobaan, ujian untuk Syahrini. Mampu, nggak diberi ujian ini? Dia akan bablas, nggak? Jadi, ya empas, datang lagi. Yang nggak seiman, terempas. Namanya perdebatan antara Teteh dan keluarga soal perbedaan keyakinan juga sempat ada, tapi pada akhirnya dia menurut apa kata orangtua. Kami semua penurut, untungnya," timpal Rani, adik dan manajer Syahrini.

Belanda memang sedang menjadi desti­nasi favorit pelantun Seperti Itu. Dengan antusias dia mengiyakan, rasanya sedikit-sedikit ingin pergi ke Belanda.

"Aku suka banget dengan Belanda. Karena pacarku, kan di Belanda!" seru Syahrini sumringah.

"Tapi catat, ya! Pacarku bukan bule! Dia tetap orang Indonesia, karena aku cinta In­donesia. Mana pernah aku pacaran dengan bule? Pada suka menerka-nerka, meng­gosipkanku dengan Dash Berlin-lah. Bu­kan, Syantiieekk. Itu salah kaprah. Pacarku selalu orang Indonesia. Tapi kebetulan saja yang menjadi pasanganku itu posturnya tinggi-tinggi, jadi kebanyakan orang men­gira bule," begitu celoteh Syahrini.

Kembali ke gosip Bubu waktu 2012. Kala itu, beberapa sumber kepada Rakyat Merdeka bilang kalau Syahrini dan Bubu sudah tidak lagi bertemu setelah kasus identitas Bubu yang mengaku keturunan raja Selangor jadi gunjingan publik.

"Hubungan mereka memang tak per­nah serius. Bubu hanya dihadirkan saat pernikahan adiknya saja," kata sumber.

Lebih lanjut, sumber itu yakin Syahrini enggan ngomongin Bubu lagi karena takut malu. Publik ingat betul saat dia heboh perkenalkan Bubu keturunan darah biru di Malaysia.
 
"Syahrini kapok berurusan sama Bubu. Dulu dia kan jadi bulan-bulanan saat ada kasus dengan Bubu," tambahnya.

Santer diberitakan sebelumnya, hubun­gan Syahrini dan pria bernama asli Raja Mohammad Syazni itu sudah pada tahap perkenalan dua keluarga. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya