Berita

Choirul Djamhari

Choirul Djamhari: Notaris Menjadi "Benteng Penyelamat Koperasi"

KAMIS, 11 FEBRUARI 2016 | 14:15 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasa sama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kota Bandung mengadakan pelatihan pembekalan notaris untuk menjadi Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) di Hotel Grand Tjokro, Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/2). Acara diikuti oleh 150 notaris dari berbagai wilayah, yang dikoordinir oleh pengurus INI Bandung.

Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Choirul Djamhari mengatakan bahwa banyak aspek pengelolaan koperasi yang membutuhkan keterlibatan aktif para notaris terutama yang telah menjadi NPAK. Notaris mengawal dan mengikuti perjalanan serta pertumbuhan koperasi dari sejak pendirian, pengesahan badan hukum, perubahan anggaran dasar, penggabungan, peleburan hingga tahap akhir yaitu ketika suatu koperasi memutuskan untuk bubar.

Selanjutnya Choirul menyatakan bahwa karena peran strategis tersebut, maka notaris menentukan mutu kelembagaan koperasi. Notaris berperan untuk melakukan seleksi dan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang diperlukan, untuk memastikan bahwa proses-proses organisasional yang dilakukan oleh koperasi tersebut telah lengkap, memenuhi syarat dan tidak memiliki unsur pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"Notaris menjadi "benteng penyelamat koperasi". Di masa lalu dokumen-dokumen penting banyak yang dibuat "di bawah tangan" tidak di dihadapan notaris," ungkap Choirul.

Secara terpisah peserta pelatihan pembekalan merasa mendapatkan tambahan ilmu utamanya tentang aspek-aspek hukum koperasi yang memang selama ini belum dikuasai. Selama pendidikan, peserta memperoleh materi mengenai tata cara pendirian koperasi, penyusunan dokumen-dokumen, tugas pokok dan prosedur menjadi NPAK serta kapita selekta permasalahan hukum dalam koperasi.

Panitia penyelenggara mengatakan bahwa antusiasme notaris muda cukup tinggi, melampaui target yang ditetapkan. Panitia berharap kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM seperti ini bisa terus dilanjutkan, terutama dalam mensukseskan program Deputi Bidang Kelembagaan dalam penerbitan 1.000 Akta Pendirian Koperasi selama tahun 2016. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya