Berita

net

Hukum

KPK, Segera Tindaklanjuti Korupsi Kementan dan Tangkap Romahurmuziy

SELASA, 09 FEBRUARI 2016 | 19:53 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menindaklanjuti kasus korupsi pengadaan 7.000 unit light trap (lampu perangkap hama serangga) di Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu disuarakan oleh puluhan orang yang mengatasnamakan Jaringan Masyarakat Peduli Petani (JMPP) dalam aksi demonstrasi di Gedung KPK Jakarta, Selasa (9/2).

"Kami minta KPK menindaklanjuti dan melakukan supervisi terhadap kasus korupsi pengadaan 7.000 unit light trap," ungkap koordinator aksi, Rizal.


Menurutnya, audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKB) secara terang menyebutkan bahwa kasus korupsi tersebut telah menyebabkan kerugian negara hingga mencapai puluhan miliaran rupiah.

"Kerugian negara akibat proyek pengadaan tersebut sebesar Rp33 miliar," beber Rizal.

Proyek pengadaan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Kasus ini sendiri diduga melibatkan Ketua Umum PPP Muktamar Surabaya Romahurmuziy (Romi) yang disebut-sebut terkait dengan dugaan sejumlah kasus korupsi. Romi yang merupakan mantan anggota DPR RI Komisi IV periode 2009-2014 itu disinyalir melakukan tindak korupsi pengadaan 7.000 light trap. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya