Berita

Adele:net

Blitz

Adele, Larang Donald Trump Kampanye Pakai Lagunya

RABU, 03 FEBRUARI 2016 | 09:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Diva Inggris ini melayangkan teguran kepada kandidat calon presiden dari Partai Republik Donald Trump. Teguran terse­but disampaikan pelantun Hello ini setelah mengetahui bahwa Trump telah menggunakan se­jumlah lagunya saat melakukan kampanye baru-baru ini. Trump selama ini memang dikenal se­bagai salah satu fan Adele. Saat menggelar kampanye terbuka di Oklahoma, Trump meng­gunakan salah satu lagu Adele, yakni Rolling in the Deep. Ke­mudian di lain kesempatan, saat berkampanye di Ohio, Trump menggunakan lagu, Skyfall.

Adele secara tegas menyata­kan tidak suka lagunya diper­gunakan oleh Trump untuk berkampanye. "Adele tidak memberi izin musiknya digu­nakan untuk berbagai kampa­nye politik," kata juru bicara Adele, kemarin.

Sebelumnya, beberapa mu­sisi lain juga mengaku kebera­tan musiknya diputar dalam kampanye Trump. Mereka di antaranya, Neil Young, REM, dan Aerosmith. "Anda me­nyedihkan, cari perhatian, pria kecil pemarah. Jangan pakai musik kami atau suara saya untuk sandiwara bodoh dalam kampanye Anda," kata pento­lan REM, Michael Stipe.


Kemunculan Trump di bursa calon presiden Amerika me­mang menyedot perhatian dun­ia. Pengusaha kaya itu dikenal kerap melontar­kan pernyataan pedas dan kon­troversial.

Azealia Banks beberapa waktu lalu menyatakan dukungannya ke­pada Trump den­gan kalimat yang cukup sarkasme. "(Trump) Setan, seperti Amerika," kata Banks. "Saya yakin negara ini seperti yang ter­lihat, penuh den­gan omong ko­song. Lebih baik memilih kotoran untuk tahu ko­toran lain, menar­uh kotoran itu di Gedung Putih," ucap Banks, frontal.

Awal tahun ini, album Adele, 25 meraih sukses besar. Statistik menunjukkan, album milik Adele yang sudah terjual 2 juta copy lebih ini juga ber­hasil mengalahkan penjualan album Elvis Presley berjudul If ICan Dream.

Karena kesuksesan ini, al­bum Adele dianggap sebagai album laris tercepat dalam sejarah musik Inggris. Album ini juga tercatat sebagai album dengan penjualan tercepat, mencapai satu juta copy dan mengalahkan penjualan album Oasis Be Here Now yang sebe­lumnya, saat minggu pertama rilis, berhasil dijual lebih dari 700.000 copy.

Di Amerika, album ini ber­hasil mengalahkan jumlah penjualan album milik Taylor Swift 1989. Padahal, album milik Adele tidak muncul pada setiap layanan online stream­ing. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya