Berita

kiko/net

Blitz

Serial "Kiko" Digarap 400 Animator Lokal

SELASA, 02 FEBRUARI 2016 | 20:34 WIB | LAPORAN:

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) serius membidik sektor animasi untuk bisnis kontennya. Melalui anak usahanya, MNC Animasi, MNC meluncurkan serial animasi berjudul "Kiko" yang akan tayang mulai 7 Februari 2016.

CEO MNC Animasi, Ella Kartika, mengatakan potensi bisnis di industri animasi sangat besar. Karena itu MNC Animasi akan membidik tidak hanya market lokal, namun juga internasional.

"Peluang bisnis industri animasi sangat besar. Target kami ingin masuk ke dunia internasional. Kami membuat ‘Kiko' ini bukan hanya sekadar meramaikan, tapi agar diperhitungkan (di dunia internasional)," kata Ella Kartika.


Peluncuran serial animasi Kiko sendiri sudah dilakukan di Gedung MNC News Center, Jakarta, kemarin malam.

Komisaris MNC, Liliana Tanoesoedibjo, menjelaskan serial "Kiko" merupakan animasi karya anak bangsa. Tim MNC Animasi yang memproduksi "Kiko" didominasi oleh animator lokal.

Liliana tidak membantah bahwa biaya produksi animasi terhitung lebih besar dibanding konten lainnya.

"Biaya per satu episode (animasi) jelas lebih besar daripada sinetron. Tapi kami yakin animasi ini bisa lebih besar revenue-nya," ungkapnya.

Untuk membangun karakter "Kiko", MNC Animasi melibatkan tak kurang dari 400 animator lokal. Khusus untuk distribusi ke pasar internasional, "Kiko" hadir dalam format bahasa Inggris.

Sementara itu, Direktur Programming RCTI, Kanti Mirdiati, mengaku optimis serial "Kiko" bisa mendapat sambutan yang lebih luas dari pemirsa. Segmen "Kiko" yang menyasar usia anak-anak hingga remaja menjadikan potensi marketnya lebih luas.

"Rata-rata animasi yang populer di dunia segmen usianya di range 5-24 tahun. Jadi kita yakin Kiko potensi revenue-nya lebih besar," ucapnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya