ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Jarak tempuh pun tidak terlalu jauh, sehingga proyek tersebut sangat tak penting untuk diadakan. Karena itu rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung harus dibatalkan," kata Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pemuda Nusantara (DPP GPN), Muhamad Adnan Rarasina, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 2/2).
Hal yang menyedihkan sekali, lanjut Adnan, sebagian dana untuk investasi kereta cepat itu skemanya akan diambil dari BUMN. Artinya, dana BUMN akan disia-siakan untuk memfasilitasi proyek yang di satu pihak tidak skala prioritas dan di lain pihak sangat dikwaatirkan akan mengalami kerugian.
Populer
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
UPDATE
Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03
Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43
Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18
Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55
Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33
Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12
Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43
Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17
Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58
Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30