Berita

ilustrasi/net

Kereta Cepat Pertontonkan Kebijakan Diskriminatif

SELASA, 02 FEBRUARI 2016 | 11:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, sarana dan prasarana transportasi Jakarta-Bandung sudah sangat memadai, baik via kereta maupun melalui jalur bis yang melewati jalan tol dan jalan alternatif lainnya.

"Jarak tempuh pun tidak terlalu jauh, sehingga proyek tersebut sangat tak penting untuk diadakan. Karena itu rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung harus dibatalkan," kata Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Pemuda Nusantara (DPP GPN), Muhamad Adnan Rarasina, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 2/2).

Hal yang menyedihkan sekali, lanjut Adnan, sebagian dana untuk investasi kereta cepat itu skemanya akan diambil dari BUMN. Artinya, dana BUMN akan disia-siakan untuk memfasilitasi proyek yang di satu pihak tidak skala prioritas dan di lain pihak sangat dikwaatirkan akan mengalami kerugian.


Dari sudut pandang pelayanan publik, sambung Adnan, penggunaan anggaran untuk  pembangunan jalur kereta cepat itu bisa dianggap kebijakan diskriminatif.

"Mengapa? Karena secara langsung mempertontonkan pelayanan publik yang super prima di pulau Jawa, sementara di luar jawa khususnya kawasan timur masih sangat jauh tertinggal," demikian Adnan. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya