Berita

ilustrasi/net

Hukum

Dugaan Gerindra, Wakil Jaksa Agung Mundur Karena Kejagung Tak Kondusif

SENIN, 01 FEBRUARI 2016 | 18:10 WIB | LAPORAN:

Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto mundur dari jabatannya ketika masa jabatannya masih tersisa dua tahun. Hal itu menimbulkan dugaan pengunduran dirinya tidak terlepas dari suasana Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tidak kondusif.

Anggota Komisi III DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengaku tidak tahu apakah benar dugaan tersebut.

"Yang tidak paham itu kan apakah alasan mundur itu sisa dua tahun karena ketidakbetahan beliau, karena suasana kejaksaan yang sangat tidak kondusif," kata Dasco ketika ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/2).


"Saya melihatnya bisa iya bisa tidak," tambahnya.

Dasco kemudian meminta Andhi Nirwanto untuk menjelaskan alasan pengunduran dirinya tersebut. Bukan hanya tentang pengunduran diri, ia juga meminta Andhi untuk menjelaskan tentang pernyataan Kejagung yang tiba-tiba membocorkan sms ancaman yang katanya dari Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo kepada Jaksa Agung Prasetyo dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi hukum DPR sebelumnya.

"Makanya kita mengharapkan apakah betul alasan pengunduran diri itu karena ketidakharmonisan saya pikir ini membahayakan masa depan Kejaksaan. Dengan Pak Prasetyo yang sangat mungkin mengecewakan banyak orang," selorohnya.

Tidak tertutup kemungkinan akan ada Jaksa lain mundur dari jabatannya apabila benar keadaan di Kejagung tidak kondusif.

"Ini makanya kita harus kita tunggu, apakah jaksa-jaksa yang ada punya nurani sama dengan Pak Andi. Itu kalau betul alasan pengundruan diri karena suasana kejaksaan kurang kondusif," pungkas politisi Gerindra ini. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya