Berita

HM Prasetyo:net

Wawancara

WAWANCARA

HM Prasetyo: Pak Andhi Mengajukan Pensiun Dini, Bukan Mengundurkan Diri

SENIN, 01 FEBRUARI 2016 | 08:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Keputusan Andhi Nir­wanto untuk pensiun dini dari jabatannya sebagai Wakil Jaksa Agung menim­bulkan banyak spekulasi. Mengingat,masa kerja Andhidari Korps Adhi­yaksa itu masih sekitar 2 tahun lagi. Jaksa Agung M Prasetyo membantah, pensiun dini sejawatnya ada apa-apanya.

Apalagi, karir Andhi selama ini terbilang cukup moncer. Dia sempat masuk bursa calon Jaksa Agung bersama calon internal lain, seperti Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Widyo Pramono dan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf. Sebelum men­jadi Wakil Jaksa Agung, Andhi mengisi posisi Jaksa Agung Muda Pidana Khusus. Ia menempati posisi tersebut sejak April 2011 hingga November 2013.

Namun, Jaksa Agung HM Prasetyo buru-buru memban­tah spekulasi tersebut. Politisi Partai Nasdem ini heran dengan pemberitaan media massa yang mencurigai ada 'apa-apa' dengan pengajuan pensiun dini Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto. Dia meminta agar informasi yang disampaikan ke masyarakat tidak dipelintir menjadi sesuatu berita yang malah menyesatkan.


"Wong Pak Andhi pensiun dini, kok diberitakan dengan kecurigaan-kecurigaan yang tak beralasan," ujar Jaksa Agung HM Prasetyo kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dia menjelaskan, tidak ada persoalan dalam pengajuan pen­siun dini yang dilakukan anak buahnya itu. Berikut petikan wawancara Rakyat Merdeka den­gan Jaksa Agung HM Prasetyo.

Keputusan Andhi Nirwanto mundur menimbulkan banyak spekulasi. Apa tanggapan Anda?
Aneh, kenapa jadi masalah. Saya tegaskan, tidak ada masalah dengan pengajuan pensiun dini. Ingat ya, Pak Andhi mengajukan pensiun dini, bukan mengundurkan diri. Jadi jangan salah-salah memberitakan. Pensiun dini itu berbeda dengan mengundurkan diri.

Apa alasan utama penga­juan pensiun dini?
Nah, itu kan sudah ada diaturan mengenai PNS (Pegawai Negeri Sipil). Seseorang yang PNS yang sudah bertugas selama 20 tahun bisa mengajukan pensiun dini. Tentu dengan pertimbangan-pertimbangan yang dimiliki oleh si PNS itu sendiri yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Kalau Pak Andhi sendiri sudah lebih 20 tahun mengabdi sebagai PNS sebagai Jaksa.

Bagaimana dengan pen­siun dini yang diajukan Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto, apa dasarnya?
Memang, dia sudah menga­jukan surat pensiun dini kepada Jaksa Agung sejak 8 Januari lalu. Sesuai dengan aturan, seseorang pensiun di usia 60 tahun dari jabatan struktural bersamaan dengan hari dan tanggal lah­rinya. Pak Andhi lahir tanggal 8 Januari, maka dia mengajukan pensiun dini pada tanggal itu. Tepat juga dia sudah berusia 60 tahun.

Pengajuan pensiun dini su­dah dilakukan sejak 8 Januari, mengapa belum direspons?
Ya ini kan masih kita proses. Jadinya, per 1 Februari ini din­yatakan pensiun.

Selain karena alasan umur dan lamanya bertugas, apakah ada alasan lain dari pengajuan pensiun dini Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto?

Yang kami terima, pertimban­gan yang disampaikan yak arena sudah memasuki umur 60 tahun dan sudah lebih dari 20 tahun mengabdi. Saya kira, tidak ada alasan-alasan lain yang disampaikan. Dan, memang jangan dibuat-buat alasannya, apalagi kalau di media massa ditulis aneh-aneh dan dicurigai. Tidak ada apa-apa kok.

Setelah selesai dari jabatan strukturalnya sebagai Wakil Jaksa Agung, sebetulnya Pak Andhi Nirwanto masih memi­liki dua tahun lagi masa ker­ja sebagai jaksa fungsional. Mengapa tidak dilanjutkan?

Oh, kalau itu ya tanya sama Pak Andhi-lah. Alasan dia apa sehingga masa kerja sebagai jaksa fungsional tidak diterus­kan. Yang pasti, sebagai jaksa struktural masa jabatannya su­dah selesai masa kerjanya.

Mungkin kalau sebagai jaksa tanpa jabatan sudah selesai juga dilaluinya begitu lama. Tetapi ya kalau soal alasan mengapa tidak dilanjutkan menyelesaikan masa jaksa fungsionalnya ya ditanya­kan ke Andhi dong itu.

Sekali lagi, yang pasti, seseorang berhak mengajukan pen­siun dini setelah selesai dari jabatan strukturalnya di kala berumur 60 tahun dan bekerja sebagai abdi Negara paling tidak selama 20 tahun. Itu sah dan nada aturannya.

Karena pengunduran di­rinya masih diproses, berarti yang bersangkutan masih bisa ngantor dong?
Oh, kalau itu terserah dia juga. Tanyakan ke dia ya.

Bagaimana mekanisme men­cari pengganti Wakil Jaksa Agung?
Iya, itu ada mekanismenya. Jaksa Agung yang menyerahkan nama calon Wakil Jaksa Agung kepada Presiden. Selanjutnya Presiden sendiri yang memu­tuskan.

Apakah sudah ada peng­ganti yang disiapkan?
Belumlah. Itu kan ada prosesnya. Ada kriteria, perlu juga dipertimbangkan latar belakang­nya, serta uji yang dilakukan di internal. Ya, nanti diproses dan diseleksi dululah di sini, baru saya sebagai Jaksa Agung meny­erahkannya ke Presiden. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya