Berita

Demi Lovato:net

Blitz

Demi Lovato, Dimanfaatkan Hillary Clinton

RABU, 27 JANUARI 2016 | 08:31 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Hillary Clinton sedang agresif mencari perhatian para generasi muda. Seperti dilansir Ace Showbiz, ia bahkan rela mengajak salah satu penyanyi perempuan populer, Demi Lovato ke kampanyenya di Universitas Iowa, Amerika, baru-baru ini.

Lovato, eks bintang Dis­ney yang multitalenta ini me­nyanyikan lagu Yes di hadapan para mahasiswa. Mengenakan gaun tanpa lengan warna ke­merahan, Lovato ditunjuk untuk tampil tanpa persiapan (impromptu).

Setelah menyanyi, Lova­to menyempatkan diri men­gungkapkan dukungannya kepada sang kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat itu. "Saya pikir tidak ada perempuan yang lebih per­caya diri selain Hillary Clin­ton," seru teman kumpul kebo Wilmer Valderrama ini.


Lovato mengaku mendukung sosok yang pernah menjabat posisi penting seperti senator dan Menteri Luar Negeri AS itu karena percaya. "Tidak ada orang lain yang lebih pantas menjalankan negara ini, negara kita, daripada sang sekretaris negara kita."

Bukan hanya itu, menu­rut Lovato, sosok yang juga pernah menjadi ibu negara itu bentuk nyata dari konsep pemberdayaan perempuan. Ia memercayai visi dan kekuatan Clinton.

Sebagai dukungan, Lovato juga menambah menyanyikan Confident dari album tera­khirnya, di hadapan 1.600 pendukung.

Sekadar informasi. Confident dan Yes sama-sama termuat dalam album terbaru Lovato, Confident. Album tersebut berisi 15 track, 3 diantaranya merupakan versi berbeda dari lagu Cool for the Summer.

Lovato bukan satu-satunya penyanyi papan atas yang per­nah diboyong Clinton untuk mendukungnya dalam kam­panye. Dari kalangan perem­puan, ia pernah ditemani Lena Dunham dan Katy Perry di atas panggung kampanye.

Clinton, yang dalam pemilihan Presiden AS tahun ini termasuk kandidat populer bersama Don­ald Trump itu, juga pernah mem­bawa Robert DeNiro. Politikus 68 tahun itu ingin mendekatkan diri dengan tokoh selebriti se­hingga lebih bisa menjaring pemilih muda. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya