Berita

Jokowi dan Rui/setkab

Dunia

PM Timor Leste Tidak Akan Terkejut Jika Indonesia Jadi Negara Besar

SELASA, 26 JANUARI 2016 | 20:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Dr Rui Maria Araujo menilai, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo telah menjadi salah satu negara dinamis baik di tingkat regional maupun global.

"Kami tidak akan terkejut jika Indonesia menjadi salah satu negara terbesar di dunia," kata PM Rui dalam keterangan pers setelah menerima kunjungan Presiden Jokowi, di Istana Perdana Menteri, Dili, Timor Lesete, Senin (26/1).

PM Rui mengapresiasi adanya penandatanganan kerja sama antara pemerintah RI dengan pemerintah Timor Leste dalam bidang kelautan dan perikanan, terutama mengenai batas laut.


"Kedua negara menjadi lebih jelas dalam hal batas laut maritim dan akan menyepakati beberapa hal tersebut," ungkap PM Rui.

Kerja sama lain yang dilakukan antara Indonesia dan Timor Leste adalah di bidang ESDM, kelautan dan perikanan, kearsipan, dan juga kepemudaan.

Menurut PM Rui, adanya kerja sama pemerintah RI dengan pemerintahan Timor Leste itu memperlihatkan ikatan yang sangat kuat antar kedua negara.

Sementara itu Presiden Jokowi dalam keterangan persnya mengemukakan, bahwa Timor Leste merupakan negara pertama yang dikunjungi tahun 2016.

"Indonesia menegaskan bahwa sebagai mitra kerja utama bagi negara Timor Leste," kata Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan bilateral siang tadi seperti dilansir dari laman setkab.go.id, Indonesia dan Timor Leste berkeinginan untuk menyelesaikan batas darat dan batas laut pada kuartal pertama 2016.

Di bidang ESDM, infrastruktur dan BUMN Indonesia akan terus meningkatkan kerja sama di Timor Leste. Selanjutnya di bidang perbankan dan telekomunikasi juga akan terus ditingkatkan seperti PT Telkom dan Bank Mandiri. Dan untuk people to people contact, Indonesia menandatangani kerja sama dalam hal penerbangan dan pengembangan dirgantara. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya